Breaking News:

Euforia Piala Dunia 2022

Polda Maluku Catat Ada 7 Kecelakaan Selama Konvoi Piala Dunia; 1 Tewas, 6 Lainnya Luka-luka

Polisi mencatat tujuh kecelakaan selama pawai kemenangan Piala Dunia 2022 di Maluku.

TribunAmbon.com/Dedy
AMBON: Konvoi Fans tim Argentina di atas Jembatan Merah Putih, Ambon, Minggu (11/7/2021). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Alfin Risanto

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Polisi mencatat tujuh kecelakaan selama pawai kemenangan Piala Dunia 2022 di Maluku.

Dari tujuh kecelakaan itu, satu diantaranya meninggal dunia.

Sementara enam lainnya mengalami luka-luka.

Satu korban meninggal dunia terjadi di Kota Ambon.

Dua orang di Maluku Tengah luka ringan.

Satu di Tual juga mengalami luka ringan.

Juga di Buru, Ari Tanimbar dan Maluku Barat Daya mengalami luka berat.

"Dari tujuh kasus tersebut, satu orang tercatat meninggal dunia, tiga orang menderita luka berat dan empat orang mengalami luka ringan," ujar Kapolda Maluku, Irjen Pol Lotharia Latif dalam rilis, Minggu (27/11/2022).

Lanjut dikatakan, lakalantas yang terjadi itu selain menyebabkan korban jiwa, juga mengakibatkan jatuhnya kerugian materi dengan nilai taksiran sejumlah ratusan juta rupiah.

Atas insiden itu, Kapolda Maluku Irjen Pol Lotharia Latif, menekankan kepada semua masyarakat, khususnya para suporter sepakbola agar bijak saat mendukung negara masing-masing.

Kapolda meminta masyarakat menghindari proses arak-arakan atau pawai di jalan raya saat timnya keluar sebagai pemenang.

"Hindari arak-arakan dan kurangi pawai-pawai dengan jumlah massa yang berlebihan, karena hal tersebut sangat membuka potensi terjadinya gesekan antar masyarakat dan terjadi lakalantas," pinta Lotharia.

Kapolda menambahkan anggotanya saat ini akan terus menjaga daerah-daerah vital agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Kendati demikian, Irjen Latif juga menghimbau masyarakat untuk tidak fanatisme dan bereforia secara berlebihan.

"Tetap tertib serta jaga keselamatan masing-masing dan keselamatan umum. Sudah terjadi korban lakalantas mati dan tabrakan pada saat konvoi arak-arakan," ingatnya.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved