Minggu, 3 Mei 2026

Milad Muhammadiyah

Tiga Hari Berkemah, Cara Hizbul Wathan Malteng Meriahkan Milad ke-110 Muhammadiyah

Perkemahan ini diselenggarakan selama kurang lebih tiga hari, dimulai sejak Jumat (18/11/2022) kemarin hingga Minggu (20/11/2022) besok.

Tayang:
Penulis: Lukman Mukadar | Editor: Fandi Wattimena
TribunAmbon.com/ Lukman Mukadar
Sejumlah siswa anggota kwarcab Hizbul Wathan Maluku Tengah sementara menerima arahan PBB dari anggota TNI Kodim 1502/Masohi di Pelataran Masjid Raya Masohi, Sabtu (19/11/2022). 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Lukman Mukaddar

MASOHI, TRIBUNAMBON.COM - Kwartir Cabang (Kwarcab) Hizbul Wathan Maluku Tengah menyelenggarakan perkemahan tingkat SD, SMP hingga SMA di Bumi Pamahanu Nusa, Sabtu (19/11/2022).

Kegiatan Kwarcab Hizbul Wathan mengusung tema Gerakan Pencerahan Menuju Hizbul Wathan Berkemajuan.

Perkemahan ini diselenggarakan selama kurang lebih tiga hari, dimulai sejak Jumat (18/11/2022) kemarin hingga Minggu (20/11/2022) besok.

Perkemahan kali ini pihak pengurus kwarcab mengundang sejumlah anggota TNI dari Makodim 1502 Masohi.

Kehadiran para anggota TNI itu untuk mengajarkan Pelatihan Baris Berbaris (PBB) bagi para anggota siswa untuk bisa hidup teratur dan tertib setiap harinya.

 Acara dibuka oleh Ketua Kwarcab Hizbul Wathan (HW) Maluku Tengah, Asmara Wasahua.

Baca juga: Harga Bawang Merah di Masohi Melonjak Rp 40 Ribu per Kilogram

Baca juga: Moluccas Oranje Community Larang Anggotanya Pawai Pasca Laga Timnas Belanda

Wasahua mengatakan, perkemahan pandu athfal ini menyemarakkan milad Muhammadiyah ke 110 tahun.

"Perkemahan HW ini diharapkan menjadi kegiatan positif untuk melatih kedisiplinan dan kemandirian anak, sehingga ke depan menjadi kader Muhammadiyah yang tangguh dan berkarakter," kata Wasahua.

Dikatakan, gerakan kepanduan Hizbul Wathan memiliki fungsi dan peranan sangat strategis dalam pembentukan karakter anak, remaja dan pemuda.

"Membangun perilaku mereka melalui kegiatan pandu agar menunjukkan nilai-nilai keunggulan dalam memiliki rasa tanggungjawab, kejujuran, percaya diri, kesabaran, sopan santun dan tepat waktu," jelas Wasahua.

Di samping itu setiap pandu diharapkan memiliki sifat yang terkandung dalam Undang-Undang Hizbul Wathan.

Lanjut, pihaknya akan menggelar kegiatan yang diserap tahun. Kebetulan, saat ini baru sekitar 40 orang siswa siswi yang ikut dalam perkemahan kali ini. Pasalnya Kwarcab HW Kecamatan lainnya belum memiliki seragam sehingga tidak berkesempatan ikut.

"Kali ini yang ikut hanya dari SD, SMP dan SMA Muhammadiya Sepa dan Kota Masohi. Yang lainya belum karena belum punya baju seram HW. Insya Allah kita upayakan tahun depan sudah ada sehingga yang bisa lebih banyak lagi," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Ambon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved