Keracunan Makanan
Siswa SMA Siwalima Alami Keracunan Makanan, Ini Kata Kepala Sekolah
nanti ada pihak pihak terkait yang akan menguji terlebih dahulu," ucap Kepala Sekolah SMA Siwalima Ambon, Nasir Tidore kepada awak media
Penulis: Ode Alfin Risanto | Editor: Fandi Wattimena
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Alfin Risanto
AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Pasca puluhan siswa seketika sakit usai santap makanan, Kepsek SMA Siwalima Nasir Tidore memastikan akan lebih berhati-hati menyediakan makanan untuk konsumsi anak didik ya.
Nasir mengaku akan bekerja sama dengan Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Ambon untuk menguji makanan yang akan disajikan.
"Nanti sebelum memberikan makan kepada siswa-siswi disini nanti ada pihak pihak terkait yang akan menguji terlebih dahulu," ucap Kepala Sekolah SMA Siwalima Ambon, Nasir Tidore kepada awak media, Jumat (18/11/2022).
Nasir juga menuturkan bahwa makanan yang disantap siswa ini adalah hasil olahan pihak ketiga.
Dimana prosesnya itu, pihak ketiga membeli bahan makan dari luar (pasar) setelah itu baru memasaknya di dapur sekolah.
Dan proses ini sudah berlangsung dari dulu sebelum saya menjadi kepala sekolah disini.
Baca juga: 70 Siswa SMA Siwalima Masuk Rumah Sakit, Diduga Keracunan Usai Santap Makanan dari Sekolah
Baca juga: Siswa SMA Siwalima Dipulangkan Guru Pasca Dugaan Keracunan Makanan
"Saya belum mengetahui pasti, bahwa higenis tidak pihak ke tiga ini membeli bahan makan dari luar, yang jelas kita nanti evaluasi kembali," terangnya.
Lanjutnya, setelah kejadian ini pihak sekolah sudah memberitahukan kepada orang tua siswa ada peristiwa ini.
Diberitakan, Sebanyak 70 Siswa-siswi SMA Negeri Siwalima Ambon diduga keracunan setelah mengkonsumsi makanan yang disediakan sekolah.
Kapolsek Baguala AKP Meity Jacobus membenarkan menuturkan kejadian ini bermula, sehari sebelumnya, Kamis (17/11/2022) siang, saat para siswa makan siang dengan menu nasi, ikan goreng dan sayur bayam.
Malamnya, para siswa sudah mulai merasakan mual hingga lemas.
Selanjutnya para siswa lanjut menyantap makan malam yang tersedia dengan menus sup kacang hijau dan telur dadar.
Hal serupa juga terjadi usai mengkonsumsi hidangan malam.
Kejadian ini berlanjut hingga pagi hari dimana mereka sudah mengalami mual, muntah dan nyeri kepala.
Saat ini seluruh siswa telah mendapatkan perawatan di puskesmas dan rumah sakit setempat. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/SIWALIMA-KERACUNAN.jpg)