Ambon Hari Ini
Dua Destinasi Wisata di Ambon Ini Bakal Dikembangkan Secara Terintegrasi
Penjabat Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena mengaku akan mengembangkan dua destinasi wisata di Ambon secara terintegrasi.
Penulis: Mesya Marasabessy | Editor: Salama Picalouhata
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Mesya Marasabessy
AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Penjabat Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena mengaku akan mengembangkan dua destinasi wisata di Ambon secara terintegrasi.
Kedua destinasi wisata itu yakni Bukit Paralayang Ruhatu, Desa Airlouw, Kecamatan Nusaniwe dan wisata mangrove di Lateri, Kecamatan Teluk Ambon Baguala.
“Ada dua destinasi wisata baru yang harus kita kembangkan yakni wisata pintu kota paralayang terintegrasi dan wisata mangrove di Lateri,” kata Bodewin Wattimena, Senin (24/10/2022).
Dijelaskan, untuk wisata Bukit Paralayang akan diintegrasikan bersama dengan wisata Pantai Pintu Kota dan Semenanjung Nusaniwe.
Objek wisata itu juga nantinya dibumbui dengan pentas seni dan budaya oleh warga setempat.
“Jangan kita menunjukan pantai dan lainnya saja tapi harus dengan pentas seni budaya juga. Kita bikin Senin ada pentas seni tari lenso, lalu bambu gila, cakalele,” ungkapnya.
Selain itu, beberapa hal yang harus ditambahkan pada wisata paralayang terintegrasi itu seperti membuat tempat untuk beristirahat, tempat kuliner, buah-buahan, dan pasar oleh-oleh.
Baca juga: Wisata Maluku; Warga Gelar Nusaniwe Festival di Bukit Paralayang Ruhatu-Ambon
Sementara itu, untuk wisata mangrove nantinya akan dibangun jembatan panjang yang masuk kedalam mangrove.
Beberapa tempat untuk bersantai juga nanti akan ditambahkan.
“Lalu kita minta investor bikin kereta gantung diatas mangrove,” imbuh Wattimena.
Menurut Wattimena, pengembangan dua destinasi wisata ini perlu dibuat agar menarik perhatian pengunjung ke kota berjuluk manise ini.
“Karena arah pembangunan Kota Ambon di jangka menengah salah satunya untuk pengembangan sektor pariwisata,” tandas Wattimena.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/2592022-Bukit-Paralayang-Ruhatu.jpg)