Kasus Gantung Diri
Dalam Sepekan, Dilaporkan Dua Kasus Gantung Diri di Maluku
Pada Sabtu (1/10/2022) lalu, warga Negeri Haruru, Kecamatan Amahai, Kabupaten Maluku Tengah digegerkan dengan peristiwa gantung diri.
Setelah melakukan olah TKP, aparat yang ada di lokasi meminta pihak keluarga untuk melakukan autopsi namun pihak keluarga menolak itu.
"Pihak keluarga menolak untuk dilakukan autopsi terhadap korban dan menerima kejadian yang terjadi sebagai suatu musibah,"pungkasnya.
Sejauh ini belum diketahui penyebab dan alasan korban nekat bunuh diri.
Gantung diri di Kota Ambon
Kemudian sembilan hari berikutnya, dilaporkan kasus gantung diri yang terjadi di Kota Ambon.
Kasus gantung diri ini terjadi di Lapas Anak Kelas II, Desa Passo kecamatan Baguala Kota Ambon.
Diketahui korban merupakan tahanan Lapas Anak berinisial SHP (18).
Kejadian ini disaksikan oleh teman sekamar nya.
Baca juga: Geger Seorang Napi Lapas Anak di Ambon Tewas Gantung Diri
Korban diketahui menggunakan sehelai kain berwarna hitam dan merah untuk melakukan tindakan tersebut.
Menurut kesaksian teman sekamar korban, IN (18), pada jam 05.30 WIT teman sekamarnya yang adalah seorang mahasiswa melihat ke arah jendela, kemudian dikejutkan dengan jasad korban yang sudah tergantung di koseng jendela kamar tahanan.
Sontak IN membangunkan saksi lain OM (15) yang adalah teman sekamar korban juga.
Segera OM dan IN melaporkan peristiwa itu kepada Petugas Piket yang sedang berjaga.
Simon Sariwating (30) selaku petugas piket LPKA Kelas II Ambon dalam kesaksiannya mengungkapkan, waktu itu sedang berjaga sekitar pukul 05.30 WIT.
Simon kebetulan sedang berjaga di kamar tahanan, kemudian teman sekamar korban melaporkan kejadian tersebut kepada Simon.
Hal itu membuat Simon mengecek dan memastikan bahwa korban telah meninggal di tempat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/1992022-Gantung-Diri.jpg)