Dosen Pukul Mahasiswa
Oknum Dosen Unpatti Ngaku Salah Aniaya Mahasiswa, Dekan Diam Soal Sanksi
Meski begitu, oknum Dosen Unpatti menjawab ketika ditanyakan prihal sanksi yang akan dijatuhkan ke Franky. Wenno hanya berharap masalah
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Fahroni Slamet
AMBON, TRIBUNAMBON.COM – Franky Ubra, oknum dosen Unpatti pelaku penganiaya mahasiswa mengakui kesalahannya saat diperiksa pihak Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Selasa (27/9/2022).
“Dia memang mengaku salah,” ungkap Dekan FKIP Unpatti, Izaak Wenno saat dikonfirmasi TribunAmbon.com, Selasa.
Meski begitu, Wenno enggan menjawab ketika ditanyakan prihal sanksi yang akan dijatuhkan ke Franky.
Wenno hanya berharap masalah tersebut bisa diselesaikan secara kekeluargaan dengan korban.
“Kami akan mendengar dari kedua belah pihak. Agar bisa menyelesaikan secara internal,” ujar Wenno.
Selain itu, Wenno juga berharap laporan polisi dicabut pihak korban.
Lantaran dia menilai persoalan ini hanya masalah sepele.
Baca juga: Total 255 Lubang di Jalanan Pusat Kota Ambon, Berikut Lokasinya
Baca juga: Dosen Unpatti Dipolisikan, Korban Divisum ada Memar di Wajah
“Keluarga kalo mau bawa ke ranah hukum, beta rasa ini alternatif karena ini masalah sepele,” cetusnya.
Diberitakan, Salim Souwakil, seorang mahasiswa program studi Ekonomi FKIP Unpatti Ambon dianiaya Franky Ubra.
Korban dipukul pada bagian wajah enam kali hingga mengakibatkan memar.
Peristiwa pemukulan tersebut terjadi di ruang kuliah, Senin (19/9/2022).(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/Dekan-FKIP-Izaac-Wenno-xx.jpg)