Breaking News:

Penggelapan Uang COD

Diduga Gelapkan Uang COD JNT Express Maluku, Mantan Kurir Dipolisikan

Polsek Nusaniwe tengah melakukan penyelidikan terkait kasus penipuan dan penggelapan uang COD JNT Express Wainitu.

Penulis: Ode Alfin Risanto | Editor: Adjeng Hatalea
Courtesy / JNT Express Maluku
ILUSTRASI: JNT Express Maluku - Drop point Saumlaki. 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Alfin Risanto

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Diduga menggelapkan uang Cash on Delivery (COD) JNT Express Wainitu, mantan kurir berinisial NLDQ dilaporkan ke polisi.

Polsek Nusaniwe tengah melakukan penyelidikan terkait kasus penipuan dan penggelapan uang COD JNT Express Wainitu.

Penyelidikan itu dilakukan atas laporan Staff Legal JNT Express Maluku, Reylale E Solissa terhadap terlapor NLDQ, mantan JNT Express Wainitu.

"Kasusnya sudah ditangani dan sementara masih berjalan," ucap Kapolsek Nusaniwe Iptu Jhon Anakotta kepada TribunAmbon, selasa (13/9/2022).

Saksi lain, yakni pelanggan yang menerima barang pada saat pengiriman akan dilakukan pemeriksaan dalam dua minggu ke depan.

"Jadi kita periksa saksi yang menerima barang dan memberikan uang COD ke terlapor, karena uang tersebut itu diduga tidak disetor ke perusahan malah dipakai," pungkasnya.

AMBON: Kapolsek Nusaniwe, Iptu Jhon Anakotta saat di wawancarai terkait penanganan kasu pengelapan dan penipuan JNT
AMBON: Kapolsek Nusaniwe, Iptu Jhon Anakotta saat di wawancarai terkait penanganan kasu pengelapan dan penipuan JNT (Istimewa)

Selain itu, penyidik akan memanggil saksi lain dari teman terlapor yang sama-sama bekerja menjadi kurir di JNT Express Wainitu.

Baca juga: Pertalite Eceran di Ambon Naik Rp 15 Ribu per Liter

"Pemanggilan temanya terlapor siapa tau dia juga mengetahui perbuatan si Novembry ini agar bukti makain kuat," terangnya.

Jhon menambahkan, dalam pemeriksaan awal pelaku sudah mengakui perbuatanya, bahwa dirinya telah memakai uang perusahan sekitar RP 15 Juta.

Namun berbeda dengan keterangan pelapor, Reylale E Solissa yang mengatakan bahwa dari hasil audit perusahan terlapor memakai uang sebesar Rp. 20 juta lebih.

"Intinya kasus ini akan diutus tuntas, untuk itu mohon pengertianya karena kasus yang ditangani Polsek Nusaniwe bukan ini saja masih ada banyak lagi kasus," tandasnya.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved