Breaking News:

Maluku Terkini

Bertaruh Nyawa, Warga Seram Bagian Barat Bergelantungan di Tali untuk Menyeberang Sungai

Warga Kecamatan Elpaputih, Kabupaten Seram Bagian Barat, Maluku, terpaksa bergelantungan di tali untuk menyebrangi sungai.

Tangkapan layar
Warga Kecamatan Elpaputih, Kabupaten Seram Bagian Barat, Maluku, terpaksa bergelantungan di tali untuk menyebrangi sungai. 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Alfin Risanto

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Warga Kecamatan Elpaputih, Kabupaten Seram Bagian Barat, Maluku, terpaksa bergelantungan di tali untuk menyebrangi sungai.

Kegiatan berbahaya itu mereka lakukan karena jalan, yang jadi satu-satunya akses warga untuk keluar antar desa, rusak setelah diterjang banjir.

Jalan itu, satu-satunya penghubung antar lima desa Yakni Sumeith, Pasinaru, Ahiolo, Watui, Huku Kecil dan Desa Abio.

Terlihat dari beberapa video yang diberikan oleh Yopie Bitalessy Kepala Desa Huku Kecil kepada TribunAmbon.com Sabtu (27/8/2022) malam.

Terlihat beberapa warga yang ingin menyeberang ke salah satu desa, harus bergelantungan diatas sebuah tali yang sudah di ikat di pohon.

Baca juga: Longsor di Leihitu Barat, Akses Antardesa Lumpuh

Kondisi ini terlihat cukup ekstrem, pasalnya apabila tali tersebut putus maka warga yang sedang menyeberang akan jatuh ke sungai.

Selain itu, juga ada sebuah video yang memperlihatkan dua orang warga  sedang mengangkat sepeda motor melewati jalan yang putus akibat longsor.

Dari video terlihat beberapa kali kedua orang tersebut terpeleset karena licin.

Kepala Desa Huku Kecil, Yopie Bitalessy mengungkapkan, kejadian ini sudah terjadi beberapa bulan.

Pihaknya sudah meminta bantuan pemerintah setempat.

Namun, sampai detik ini belum ada bantuan yang datang.

"Sudah minta bantuan tapi belum juga datang perbaiki jalan ini," tandasnya.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved