Breaking News:

Maluku Terkini

Warga Keluhkan Pungli Saat Urus Surat Rekomendasi Nikah di KUA Namlea

Kantor Urusan Agama (KUA) Namlea, Kabupaten Buru, Namlea diduga melakukan pungutan liar terhadap warga.

Penulis: Andi Papalia | Editor: Salama Picalouhata
Andi
Tampak depan Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Namlea, Kabupaten Buru, Maluku, Kamis (25/8/2022). 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Andi Papalia

NAMLEA, TRIBUNAMBON.COM - Kantor Urusan Agama atau KUA Namlea, Kabupaten Buru, Maluku, diduga melakukan pungutan liar terhadap warga.

Salah satu korbannya, adalah AM, warga Desa Namlea, Kabupaten Buru, saat mengurus surat rekomendasi nikah di KUA Namlea.

"Saya diminta Rp 50 ribu, Padahal pengurusan surat-surat itu kan seharusnya gratis," kata AM kepada TribunAMbon.com, Kamis (25/8/2022).

Diceritakan, pegawai KUA Namlea meminta uang saat dirinya mengurus surat rekomendasi nikah.

Pegawai tersebut meminta uang dengan alasan untuk membayar air yang sering digunakan.

Selain itu, pegawai tersebut juga mengatakan kepadanya, bahwa biaya administrasi ini diberlakukan sudah cukup lama, sampai dengan hari ini.

Baca juga: Musim Nikah, Amaris Hotel Ambon Sediakan Promo Spesial Resepsi

Baca juga: Cara Mengganti Data pada Buku Nikah

Sementara itu, Kepala KUA Namlea, Andi Muhammad Ali saat dikonfirmasi mengaku tak tahu ada pungli.

Dia mengatakan, pungli itu, dilakukan tanpa sepengetahuannya dan tidak dibenarkan.

"Saya tidak tahu ada pungutan liar," kata Ali saat diwawancari TribunAmbon.com di ruang kerjanya, Kamis pagi..

Dia pun menegaskan, akan mengevaluasi pegawai bersangkutan tersebut.

"Kami akan membuat rapat evaluasi dengan pegawai KUA, buat membahas masalah ini," tandas Ali. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved