Breaking News:

Upacara Pengibaran Bendera

Bodewin Wattimena Serahkan SK Pengangkatan 53 CPNS dan 78 PPPK di Momen HUT ke-77 RI

Dijelaskan, untuk CPNS sebanyak 53 orang, PPPK tenaga guru 78 orang, tenaga kesehatan 13 orang. Selain itu, berdasarkan perjanjian Pemkot dengan Sekol

Penulis: Mesya Marasabessy | Editor: Adjeng Hatalea
Courtesy / Pemkot Ambon
PENGIBARAN BENDERA: Penjabat Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena serahkan SK CPNS dan PPPK disela-sela upacara HUT ke-77 RI berlangsung, Rabu (17/8/2022). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Mesya Marasabessy

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Penjabat Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena menyerahkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkup Pemkot Ambon di peringatan HUT ke-77 RI, Rabu (17/8/2022).

Upacara pengibaran bendera di Balai Kota Ambon menjadi momen disaksikannya penyerahan SK CPNS dan PPPK.

“Hari ini secara bersama kita saksikan penyerahan SK CPNS dan PPPK,” kata Bodewin Wattimena sembari menyerahkan SK tersebut.

Dijelaskan, untuk CPNS sebanyak 53 orang, PPPK tenaga guru 78 orang, tenaga kesehatan 13 orang.

Selain itu, berdasarkan perjanjian Pemkot dengan Sekolah Tinggi Transportasi Darat terdapat dua orang.

Wattimena menyatakan, penyerahan SK ini menjadi berkat yang diterima menjelang perayaan HUT Ke 447 Kota Ambon 7 September mendatang.

Baca juga: Upacara HUT ke-77 RI, Ini Pesan Bodewin Wattimena tuk Oknum ASN Nakal

Pasalnya proses SK penganggatan CPNS dan PPPK Tahun Anggaran 2021, sempat tertunda akibat masalah hukum yang dihadapi Wali Kota Richard Louhenapessy.

Dijelaskan pula, Pemkot saat ini juga sedang ada dalam proses pengajuan pengangkatan PPPK ke Pemerintah Pusat.

“Saya mohon doa dan dukungan dari semua, mudah- mudahan dapat terpenuhi kouta yang kita ajukan,” ungkapnya.

Wattimena berharap semua pegawai honor atau kontrak di Pemkot Ambon yang memenuhi syarat seluruhnya dapat diangkat menjadi pegawai PPPK, demi perbaikan kesejahteraan.

“Ini supaya tidak ada lagi pegawai yang sudah honor bertahun-tahun namun digaji sangat kecil, ada juga tenaga kependidikan di sekolah- sekolah, baik PAUD, TK dan SD yang menerima bayaran 200 Ribu, ini perlakuan yang tidak manusiawi di kota ini,” tandas Wattimena.

Diketahui, SK Pengangkatan CPNS dan PPPK sempat tertahan karena belum ditandatangani mantan Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy.

Hal itu lantaran Richard Louhenapessy tersandung kasus korupsi dan tidak diizinkan KPK untuk menandatangi ratusan SK tersebut.

Hingga pada Kamis (21/7/2022) lalu, barulah Benny Selanno bersama stafnya diizinkan KPK bertemu Richard Louhenapessy untuk menandatangi SK tersebut.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved