Breaking News:

Global

15 Kotak Catatan Gedung Putih Diambil FBI, Ditemukan Juga Surat dari Kim Jong Un di Rumah Trump

Dikutip dari New York Post pada Selasa (9/8/2022), barang-barang yang ditemukan di rumah Trump antara lain surat Pemimpin Tertinggi Korea Utara, Kim J

Editor: Adjeng Hatalea
(AP PHOTO/WILFREDO LEE)
Situasi rumah mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump di Mar-a-Lago, Palm Beach, negara bagian Florida, saat digerebek FBI pada Senin (8/8/2022). Rumah Trump digerebek FBI dan brankasnya dibobol untuk penyelidikan.(AP PHOTO/WILFREDO LEE) 

PALM BEACH, TRIBUNAMBON.COM - Setidaknya 15 kotak catatan Gedung Putih yang diambil FBI pada saat menggeledah rumah mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump di Mar-a-Lago, Palm Beach, negara bagian Florida, Senin (8/8/2022) lalu.

Dikutip dari New York Post pada Selasa (9/8/2022), barang-barang yang ditemukan di rumah Trump antara lain surat Pemimpin Tertinggi Korea Utara, Kim Jong Un dan surat dari mantan presiden Barack Obama untuk penerusnya.

Badan Arsip Nasional AS mengatakan, Trump membawa pulang 15 kotak tersebut yang isinya termasuk informasi rahasia ke Mar-a-Lago, padahal seharusnya diserahkan kembali ke Gedung Putih setelah lengser dari jabatan presiden.

Selain itu, menurut sumber yang mengatakan kepada The Washington Post, barang tak diklasifikasi lainnya yang ditemukan adalah serbet serta menu makan malam ulang tahun, Benda-benda lainnya termasuk jadwal, daftar telepon, surat, memo, poin pembicaraan, dan lembar presentasi.

Seorang sumber berkata kepada CNN, penyelidik sempat mengunjungi Mar-a-Lago pada awal Juni untuk bertemu pengacara Trump tentang peluang mengembalikan informasi rahasia.

Baca juga: Rumah Trump Digerebek FBI, Tujuan Penggerebekan Belum Diketahui

Trump mampir sebentar untuk menyapa FBI dalam pertemuan itu kemudian membawa para penyelidik ke ruang bawah tanah tempat dokumen disimpan, lanjut sumber tersebut.

Lima hari kemudian, pengacara Trump diminta oleh FBI untuk mengamankan ruangan tempat dokumen-dokumen itu berada.

FBI kemudian meminta surat perintah penggeledahan untuk penggerebekan pada Senin (8/8/2022), setelah sumber mengatakan kepada Fox News bahwa penyelidik merasa tidak mendapatkan tingkat kerja sama yang sama dari pihak Trump seperti sebelumnya. Penyelidik yakin informasi rahasia lainnya masih ada di properti milik Trump.

The Washington Post mewartakan, FBI mengambil sekitar 12 kotak dari area penyimpanan bawah tanah yang terkunci pada Senin (8/8/2022).

Trump saat penggerebekan berada di klub golfnya di Bedminster, New Jersey, untuk menikmati musim panas, menurut laporan NBC News.

(Kompas.com / Aditya Jaya Iswara)

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved