Prakiraan Cuaca
Ini Wilayah Perairan Maluku Berpotensi Gelombang Tinggi Mencapai 4 Meter
Adapun wilayah perairan yang diprediksi BMKG berpotensi gelombang tinggi, yakni;
Penulis: Ode Alfin Risanto | Editor: Fandi Wattimena
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Alfin Risanto
AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Potensi gelombang tinggi di perairan Maluku mencapai 4 meter. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Maritim Ambon mengeluarkan peringatan dini.
Adapun wilayah perairan yang diprediksi BMKG berpotensi gelombang tinggi, yakni;
Peningkatan gelombang setinggi 1,25- 2,5 meter.
* Laut Seram
*Perairan P. Ambon - Kep Lease
*Perairan Selatan P. Seram
*Laut Banda Selatan Bagian Timur
*Perairan Kep Sermata- P. Letti
*Perairan Kep Babar
Peningkatan gelombang setinggi 2,50- 4 meter.
*Perairan P. Buru
*Laut Banda Utara dan Selatan Bagian Barat
*Laut Banda Utara Bagian Timur
*Perairan Kep. Tanimbar
*Perairan Kep. Kai
*Perairan Kep. Aru
*Laut Arafura
Baca juga: Cuaca Buruk, KSOP Larang Berlayar, Pelabuhan Slamet Riyadi Ambon Sepi
Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Ambon, Ashar menjelaskan, potensi gelombang tinggi dipicu pola angin di wilayah Indonesia bagian utara dominan bergerak dari Selatan-Barat Daya dengan kecepatan angin berkisar 5-23 knot,
Sedangkan di wilayah selatan umumnya bergerak dari timur tenggara kecepatan angin berkisar 5-27 knot.
Kondisi tersebut menyebabkan terjadinya peluang peningkatan gelombang dari 1,25 meter hingga setinggi 4 meter.
"Kecepatan angin tertinggi terpantau di Laut Arafuru dan Laut Banda," ujar, Ashar Kepada TribunAmbon melalui pesan singkat Whatsapp minggu (10/7/2022).
Mengantisipasi terjadinya gelombang tinggi di sejumlah perairan Indonesia, BMKG mengimbau masyarakat tetap waspada, baik yang tinggal di wilayah pesisir maupun saat berkegiatan di sekitar area laut.
Tak hanya itu, transportasi laut juga perlu memperhatikan risiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran, sebagai berikut:
- Perahu nelayan, mewaspadai kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1,25 meter.
- Kapal tongkang, mewaspadai kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1,5 meter.
- Kapal Ferry, mewaspadai kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2,5 meter.
-Kapal Ferry, mewaspadai kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4,0 meter.
"Peringatan dini cuaca extrem dimaluku sudah kami berikan datanya ke KSOP Ambon, nanti baru mereka keluarkan larangan berlayar bagi kapal," tutupnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/info-bmkg-x.jpg)