Cuaca Ekstrem
Cuaca Ekstrem, 2 Kapal Cepat Tujuan Ambon-Namlea-Namrole Dilarang Berlayar
Pemberitahuan larangan berlayar itu ditujukan kepada Elizabeth II tujuan Ambon-Namrole dan Express Bahari 1E rute Ambon-Namlea.
Penulis: Ode Alfin Risanto | Editor: Adjeng Hatalea
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Alfin Risanto
AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Kantor Kesyabandaraan dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Ambon telah mengeluarkan pemberitahuan larangan berlayar bagi kapal di bawah Gross Tonnage GT 200, Minggu (3/7/2022).
Pemberitahuan larangan berlayar itu ditujukan kepada Elizabeth II tujuan Ambon-Namrole dan Express Bahari 1E rute Ambon-Namlea.
Berdasarkan pantauan TribubAmbon.com pukul 13.00 WIT, dua kapal cepat itu tengah bersandar di Pelabuhan Selamet Riyadi, Jalan Pantai Mardika, Kelurahan Rijali, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon.
Petugas Pelabuhan Selamet Riyadi, Aco menyatakan bahwa kedua kapal tersebut seharusnya berangkat hari ini.
Hanya saja KSOP Ambon sudah mengeluarkan larangan berlayar diakibatkan gelombang tinggi di beberapa perairan termasuk Buru.
Baca juga: Warga Maluku Waspada Potensi Gelombang Tinggi 4 Meter Selama 3 Hari ke Depan
"Tadi pagi kita sudah menerima pemberitahuan Warning dari KSOP Ambon makanya dari tadi banyak penumpang yang tanya tiket kita jawab tidak ada kapal yang berangkat," ujaranya kepada TribunAmbon.com.
Diberitakan, akibat cuaca Buruk, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Ambon, mengeluarkan peringatan dini potensi gelombang tinggi di sejumlah perairan di Maluku pada Minggu (3/7/2020) hingga Selasa (5/7/2022).
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Ambon memprediksi sejumlah perairan di Maluku akan terjadi gelombang tinggi berkisar antara 1,25 hingga 4 meter.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/372022-pelabuhan-slamet-riyadi.jpg)