Rabu, 13 Mei 2026

Global

Bertemu Jokowi, Ini Kata Presiden Putin soal Terganggunya Rantai Pasok Pangan & Pupuk

Meskipun sanksi Barat tidak secara resmi dikenakan pada sejumlah barang Rusia, Putin berkata, pembatasan diberlakukan terhadap perusahaan domestik dan

Tayang:
Editor: Adjeng Hatalea
(Dok. Sekretariat Presiden)
Presiden Joko Widodo dan Presiden Vladimir Putin usai melakukan konferensi pers bersama di Istana Kremlin, Moskwa, Rusia, Kamis (30/6/2022).(Dok. Sekretariat Presiden) 

MOSKWA, TRIBUNAMBON.COM – Presiden Rusia Vladimir Putin mengakui invasi Rusia ke Ukraina turut berimbas pada ketersediaan bahan pangan dan pupuk di pasar global, Kamis (30/6/2022).

Presiden Putin mengutarakan hal itu juga diakibatkan atas sanksi Barat terhadap perusahaan-perusahaan Rusia

Meskipun sanksi Barat tidak secara resmi dikenakan pada sejumlah barang Rusia, Putin berkata, pembatasan diberlakukan terhadap perusahaan domestik dan memperumit proses bisnis.

Dia mengatakan, makanan dan pupuk secara resmi memang tak termasuk di dalam sanksi.

Namun, pemilik perusahaan di Rusia yang memproduksi makanan dan pupuk, termasuk anggota keluarga mereka telah dikenakan sanksi.

“Ini mempersulit penandatangan kontrak,” keluh Putin ketika berbicara dengan Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo di Istana Kremlin, Moskwa, Kamis, seperti yang dikutip dari Kantor Berita Rusia, TASS.

Pemimpin Rusia itu juga mengingatkan bahwa sanksi dikenakan pada asuransi kargo dan mempersulit transaksi keuangan.

Baca juga: Akhirnya Bertemu Presiden Putin, Jokowi Bahas Masalah Rantai Pasok Pangan & Pupuk

"Mereka tidak secara resmi menjatuhkan sanksi pada beberapa produk, tetapi menciptakan kondisi sedemikian rupa sehingga menjadi jauh lebih sulit untuk memasoknya ke pasar luar negeri," beber Putin.

Dia mengacu pada contoh Belarus, yang merupakan salah satu negara terkemuka dalam produksi makanan dan pupuk, tetapi sanksi langsung telah dikenakan dan memengaruhi pasokan barang-barang ini.

Putin pun berkata penyebab masalah pangan di pasar global saat ini terkait dengan sanksi yang dijatuhkan oleh negara-negara Barat terhadap pelabuhan Rusia dan kesulitan pengangkutan serta asuransi yang ditimbulkan oleh mereka.

"Masalahnya adalah negara-negara ini memberlakukan sanksi terhadap pelabuhan tertentu kami, menciptakan masalah dengan asuransi kargo, dengan pengiriman, dan semua, yang menghasilkan masalah tertentu untuk pasar makanan dan pupuk," kata dia.

Dibahas dengan PBB

Putin memberi tahu masalah pangan di pasar global saat ini sedang dibahas juga oleh Rusia dengan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

“Semua masalah ini saat ini dibahas dengan partisipasi Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres dan pejabat senior pemerintah Rusia dan saya memiliki kontak kerja yang konstan dengan rekan-rekan dari PBB,” kata dia.

Putin disebut memahami keprihatinan Jokowi tentang topik ini. Dia pun menyatakan kesiapan untuk menginformasikan lebih detail tentang upaya Rusia dalam mengatasi masalah pangan dan pupuk di pasar global kepada mitranya dari Indonesia tersebut.

"Saya siap menginformasikan lebih detail tentang upaya kami di bidang ini, untuk memberikan kontribusi dalam penyediaan makanan dan pupuk untuk pasar global," tambahnya, diberitakan TASS.

(Kompas.com / Irawan Sapto Adhi)

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved