Minggu, 26 April 2026

Nasional

Torehkan Kinerja Positif, Jasa Raharja Peroleh Laba Bersih Rp 1,6 T di 2021

Direktur Utama PT Jasa Raharja, Rivan A Purwantono mengatakan, capaian laba bersih itu berkat transformasi digital dan efisiensi yang sejalan dengan a

Editor: Adjeng Hatalea
Courtesy / Humas PT Jasa Raharja Maluku
Direktur Utama PT Jasa Raharja, Rivan A Purwantono mengatakan, capaian laba bersih itu berkat transformasi digital dan efisiensi yang sejalan dengan arah kebijakan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), namun tetap memperhatikan kualitas layanan kepada masyarakat. 

JAKARTA, TRIBUNAMBON.COM – PT Jasa Raharja menorehkan kinerja positif di 2021 dengan perolehan laba bersih sebesar Rp.1,6 triliun.

Angka ini menunjukan adanya kenaikan sebesar4.58 persen dibandingkan tahun 2020.

Direktur Utama PT Jasa Raharja, Rivan A Purwantono mengatakan, capaian laba bersih itu berkat transformasi digital dan efisiensi yang sejalan dengan arah kebijakan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), namun tetap memperhatikan kualitas layanan kepada masyarakat.

"Kinerja sektor pendapatan menjadi penyumbang terbesar kinerja positif Jasa Raharja Tahun 2021 dimana pendapatan Tahun 2021 mengalami kenaikan sebesar 4.58 persen dibandingkan periode tahun 2020," ucap Purwantono dalam rilis yang diterima TribunAmbon.com, Senin (27/6/2022).

Dia menyebutkan, program intensifikasi pendapatan bersama mitra kerja serta pengembangan Aplikasi Samsat Digital Nasional (SIGNAL), dan pengelolaan investasi yang aman menjadi faktor utama.

Dia berharap, ttransformasi digital bersama mitra kerja melalui pengembangan Aplikasi SIGNAL akan menjadi Bank Data, serta digitalisasi Road Tax dapat menjadi salah satu alat Electronic Vehicle Identification yang memungkinkan menjadi Modern Road Payment System pada seluruh transaksi di jalan.

Sebagai perusahaan plat merah dengan misi sosial Jasa Raharja terus berusaha untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dimana tahun 2021 Jasa Raharja menyerahkan santunan total sebesar Rp.2,41 triliun naik sebesar 3,2 persen dibandingkan tahun 2020.

Kenaikan penyerahan dana santunan ini diikuti dengan peningkatan kualitas layanan dimana santunan korban meninggal dunia rata-rata diselesaikan dalam waktu 1 hari 10 jam lebih cepat 4 jam dari tahun 2020.

Dengan waktu proses untuk penyelesaian pengajuan santunan rata-rata 14 menit.

Respon Cepat Jasa Raharja Berikan Santunan Korban Meninggal Kecelakaan di Sergai-Sumut

Transformasi digital melalui pengembangan aplikasi JRKu dan Sistem Verifikasi Rawatan (Sivera) serta integrasi sistem pelayanan santunan dengan Korlantas Polri, Sistem Kependudukan dan catatan sipil, BPJS Kesehatan, Rumah Sakit dan Perbankan akan menjadi faktor utama.

Hal ini tentunya menjadi angin segar bagi masyarakat dimana kinerja positif ini menjadi jaminan kemampuan Negara dalam memberikan perlindungan kepada warganya dalam beraktivitas dijalan raya maupun sector transportasi.

Dalam tata kelola Jasa Raharja menerapkan proses secara digital malalui penerapan sistem DASI-JR, sistem keuangan ORACLE e-Business Suite untuk transaksi pendapatan, investasi, klaim dan lain-lain, kemudian sistem pelaporan manajemen risiko digital Sistem Informasi Manajemen Risiko (SIMMR), tata kelola SDM melalui HRIS, MOVIS, tata persuratan digital SIAP-JR, dan PKBL Online.

Dengan tata Kelola yang baik terlihat dari pertumbuhan total aset sebesar Rp.15 triliun atau naik 0,42 % dari posisi periode tahun 2020.

Dari sisi permodalan, Jasa Raharja tercatat memiliki permodalan yang kuat, dengan rasio risk based capital (RBC) sebesar 669,80 persen, meningkat 9,72 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2020.

Angka RBC ini jauh di atas angka RBC yang ditetapkan regulator, yakni sebesar 120 persen.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved