Breaking News:

Maluku Terkini

Murah, Duren di Masohi Dijual Rp. 40.000 per- 4 Buah

Asni, salah satu penjual musiman di Masohi mengatakan, turunnya harga duren disebabkan lagi ramai musim panen di beberapa negeri di bagian selatan

Penulis: Lukman Mukadar | Editor: Fandi Wattimena
TribunAmbon.com/ Lukman Mukaddar
Penjual buah duren di Mota Masohi tengah menjajakan dagangan mereka di kawasan Jalan Abdullah Soulissa, Kota Masohi, Maluku Tengah, Jumat (10/6/2022). 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Lukman Mukaddar

MASOHI, TRIBUNAMBON.COM - Harga buah duren di Kota Masohi - Maluku Tengah semakin murah menyusul pasokan durian yang datang dari berbagai daerah di kabupaten berjuluk Pamahanu Nusa itu semakin banyak.

Kini, harga yang ditawarkan senilai Rp 40 ribu per tiga hingga empat buah tergantung ukuran.

Asni, salah satu penjual musiman di Masohi mengatakan, turunnya harga duren disebabkan lagi ramai musim panen di beberapa negeri di bagian selatan pulau ibu itu sehingga stok duren yang masuk kota masohi cukup banyak.

"Sudah musim panen ini jadi harga seng turun bagimana sedangkan ini yang jualan duren di masohi sini kan bukan cuma dari sepa tapi ada juga dari tamilou dan lain lain lagi, jadi durian banjir ini," kata Asni saat ditemui TribunAmbon di lapak jualannya di kawasan Jln. Abdullah Soulissa Kota Masohi, Jumat (10/6/2022) malam.

Baca juga: Lowongan Kerja Bank Muamalat Masih Dibuka hingga 7 Juli, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Baca juga: Bongkar Muat Semakin Cepat, Produktivitas di Pelabuhan Meningkat, Di Ambon Naik 3 Kali Lipat

Lanjutnya, harga ini jauh lebih murah dibandingkan harga pada pekan sebelumnya.

Mencapai Rp 80 ribu per empat buah.

"Ini masih belum, kalau sampe sudah ramai sekali, mungkin satu dua minggu lagi itu bisa bisa harga lebih murah lagi karena ini musim besar, seng kaya empat bulan lalu yang cuma musim kecil jadikan duren sedikit makannya mahal,"jelasnya.

Biasanya jika terlampau melimpah, duren dari Masohi ini akan didrop keluar kota sperti Kota Ambon bahkan hingga ke Provinsi Papua dan Papua Barat.
"Kalau terlalu banyak biasanya penjual penjual dari sini bawa ke luar kota, ada yang ke Ambon, ke Kota Sorong sampe Timika," tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Ambon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved