Jumat, 10 April 2026

Ambon Hari Ini

Gandeng Medstar Emergency, STIKES Maluku Husada Gelar Pelatihan BTCLS

Masing-masing dari peserta diinstruksikan untuk mempraktekkan materi yang telah diberikan sebelumnya kepada objek latihan yakni dummy dan pasien

Penulis: Jenderal Louis MR | Editor: Fandi Wattimena
TribunAmbon.com/ Dedy Azis
Pelatihan Basic Trauma and Cardiac Life Support (BTCLS), Sabtu (11/6/2022) 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Dedy Azis

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Bersama Medstar Emergency, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Maluku Husada, gelar pelatihan Basic Trauma and Cardiac Life Support (BTCLS), Sabtu (11/6/2022) pagi.

Pantauan TribunAmbon.com dilokasi, para peserta tampak antusias mengikuti setiap pelatihan yang diberikan para instruktur.

Mereka dibagi atas kelompok-kelompok dalam masing-masing ruang kelas.

Tersedia beberapa kelas materi Cardiac Life Support (CLS) untuk setiap kelompok peserta, antara lain sebagai berikut ;

1. Materi CLS yang dilakukan di rumah sakit dengan berbagai alat penunjang.
2. Materi CLS pada Korban kecelakaan.
3. Materi CLS pada bayi.

Pihak Medstar Emergency (Kiri) bersama Pembina dan Ketua Yayasan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Maluku Husada, Sabtu (11/9/2022) siang.
Pihak Medstar Emergency (Kiri) bersama Pembina dan Ketua Yayasan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Maluku Husada, Sabtu (11/9/2022) siang. (TribunAmbon.com/ Dedy Azis)

Baca juga: Jadi Tersangka, Mantan Camat dan Bendahara Kecamatan Selaru Kepulauan Tanimbar Ditahan

Baca juga: Abraham Kevin Nyanyikan Lagu Soal Keberagaman Tanah Air, Akui Pernah Dianggap Beda Karena dari Timur

Masing-masing dari peserta diinstruksikan untuk mempraktekkan materi yang telah diberikan sebelumnya kepada objek latihan yakni dummy dan pasien peraga.

Menurut Pembina yayasan STIKES Maluku Husada, Hamdan Tunny, S. Kep M. Kes, kegiatan tersebut rutin diselenggarakan dalam 7 tahun terakhir.

"Agenda ini dilakukan untuk setiap angkatan, kurang lebih sudah 7 tahun kegiatan ini digelar di STIKES," kata dia.

Ia melanjutkan, pelatihan tersebut dirasa penting, mengingat peraturan yang tengah berlaku saat ini, membutuhkan tenaga profesi pada bidang tersebut.

"Pelatihan BTCLS ini penting, lantaran regulasi saat ini semua menuju ke profesi ya," ucapnya.

Ia berharap sebanyak 182 peserta kegiatan yang telah berlangsung selama 11 hari tersebut dapat mengaplikasikannya saat dibutuhkan.

"Ya harapan kami, tentunya para peserta dapat mengaplikasikan materi latihan selama 11 hari ini saat dibutuhkan oleh pasien," tandasnya.

Diketahui, BTCLS sendiri, merupakan pelatihan yang menyediakan suatu metoda yang dapat dipercaya dalam penanganan kasus trauma dan pengetahuan dasar kepada perawat dengan cara: 1. Menilai kondisi pasien dengan cepat dan teliti. 2. Resusitasi dan stabilisasi pasien menurut prioritas.(*)

Sumber: Tribun Ambon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved