Sabtu, 11 April 2026

Nasional

Update Pencarian Eril Hari Ke-5, Polisi Maritim Swiss Ungkap Kendala Terbesar Pencarian

Pencarian putra Ridwan Kamil, Emmeril Kahn Mumtadz atau Eril telah memasuki hari kelima. Sejak dinyatakan hilang di sungai Aare Swiss, Kamis (26/5/202

Editor: Adjeng Hatalea
(Dok. Kemlu.go.id)
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat memantau langsung pencarian Emmeril Kahn Mumtadz (Eril), di sepanjang Sungai Aare, Kota Bern, Swiss.(Dok. Kemlu.go.id) 

TRIBUNAMBON.COM - Pencarian putra Ridwan Kamil, Emmeril Kahn Mumtadz atau Eril telah memasuki hari kelima.

Sejak dinyatakan hilang di sungai Aare Swiss, Kamis (26/5/2022), upaya pencarian oleh tim SAR dilakukan secara intensif.

Namun, Eril belum juga ditemukan Polisi maritim setempat mengatakan, proses pencarian belum membuahkan hasil yang diharapkan lantaran terkendala kondisi air di sungan Aare, Swiss.

Polisi maritim menyebutkan, tingkat kekeruhan air menjadi kendala terbesar selama pencarian.

"Proses pencarian pada hari ini masih terkendala oleh tingkat kekeruhan air yang bersumber dari partikel lelehan salju," tulis Kedutaan Besar Republik indonesia (KBRI) Bern dalam keterangan resminya.

Pihaknya memastikan, pencarian akan kembali dilanjutkan pada Senin (30/5/2022).

Update pencarian Eril di hari ke-5

Pihak KBRI Bern melaporkan update pencarian Eril.

Pencarian Eril kembali dilakukan pada Minggu (29/5/2022).

Dilansir dari KBRI Bern, pencarian Eril melibatkan polisi, polisi maritim, dan pemadam kebakaran sebagai pilot drone.

Baca juga: Beri Dukungan Moral soal Hilangnya Eril di Swiss, Jokowi Hubungi Ridwan Kamil lewat Telepon

Upaya pencarian kali ini dilakukan dengan menyusuri sepanjang sungai Aare.

Pencarian dimulai sejak pagi hari pukul 09.00 waktu setempat dan dipimpin langsung oleh Kepala Polisi Maritim Bern.

Pada pagi hari, pencarian Eril dilakukan dengan metode boat search.

Metode boat search merupakan metode pencarian menggunakan perahu dan sensor yang mampu mendeteksi hingga kedalaman 3 meter.

Metode ini juga dilengkapi dengan teropong untuk memantau situasi bawah air. Pencarian dilakukan di lokasi yang dianggap paling potensial menjadi tempat hanyutnya Eril, yakni di wilayah Marzili.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved