Berita Nasional

Sempat Diretas, Kini Youtube Channel Ganjar Pranowo Kembali Bisa Digunakan

Channel YouTube Ganjar Pranowo telah kembali setelah sebelumnya sempat diretas dan dikuasai oleh oknum tak bertanggungjawab. 

Penulis: Sinatrya Tyas | Editor: Fitriana Andriyani
Instagram @ganjar_pranowo
Youtube ganjar pranowo kembali bisa digunakan setelah sempat diretas 

TRIBUNAMBON.COM - Channel YouTube Ganjar Pranowo telah kembali setelah sebelumnya sempat diretas dan dikuasai oleh oknum tak bertanggungjawab. 

Kabar ini disampaikan Ganjar melalui unggahan di akun Instagram miliknya @ganjar_pranowo, bahwa pihak team YouTube telah berhasil pulihkan kembali konten-konten yang ada di YouTube Channel Ganjar Pranowo

Gubernur Jawa Tengah ini lantas mengucapkan terimakasih pada tim YouTube dan seluruh netizen yang telah memberi dukungan dan doa agar YouTube Channel miliknya kembali. 

"Alhamdulillah kanal Youtube Ganjar Pranowo bisa kita kuasai dan bisa kita pulihkan konten-kontennya.

Terimakasih untuk tim Youtube yang telah membantu pemulihan akun ini.

Terimakasih juga untuk seluruh netizen yang telah memberi support dan doa untuk tim. Kalian keren," tulisnya. 

Sempat diretas, Diganti jadi Binance Live

Akun Youtube Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo diretas oleh seseorang.

Peretasan tersebut membuat channel yang telah memiliki 1,26 juta subscriber itu kini hilang.

Terakhir terlihat diganti jadi Binance Live.

Peretasan tersebut diposting Gubernur Jateng Ganjar Pranowo sendiri di akun instagramnya.

"Akun Youtube Channel Ganjar Pranowo telah diretas pihak lain. Saat ini akun sedang coba dipulihkan dengan bantuan pihak Youtube.

Mohon berhati-hati jika ada yang mengatasnamakan Youtube Ganjar Pranowo"

Di akun @ganjar_pranowo tersebut juga disertai penjelasan bahwa akun diretas dan tidak bisa diakses sejak Senin, 25 April 2022 dini hari.

"Bahkan nama akun sempat berubah atau direname menjadi akun lain. Saat ini akun tidak bisa diakses sama sekali," tulis Ganjar.

Halaman
12
Sumber: Tribun Ambon
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

Menyelamatkan Bayi Baru Lahir

 
© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved