Penembakan di Pulau Haruku
Polisi Olah TKP Pasca Penembakan di Hutan Pulau Haruku
asca Insiden penembakan di Hutan Pulau Haruku yang menyebabkan warga Dusun Nama'a, Negeri Pelau, Ibrahim Sangadji (47) meningal dunia.
Penulis: Ode Alfin Risanto | Editor: Salama Picalouhata
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Alfin Risanto
AMBON,TRIBUNAMBON.COM - Pasca Insiden penembakan di Hutan Pulau Haruku yang menyebabkan warga Dusun Nama'a, Negeri Pelau, Ibrahim Sangadji (47) meningal dunia.
Tim penyeliidik dari Polda Maluku dan Polresta Pulau Ambon melakukan olah TKP.
"Kemarin sudah dilakukan olah TKP dan hari ini dilanjutkan kembali," Ujar Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol M Roem Ohoirat di ruang ruang kerjanya Senin (28/3/2022).
Baca juga: Pasca Penembakan di Hutan Pulau Haruku, Polda Maluku Kerahkan Tim Penyelidik
Baca juga: Polda Maluku Terus Dorong Upaya Perdamaian di Pulau Haruku
Roem juga meminta masyarakat kalau ada informasi terkait penembakan ini segera dilaporkan.
Sehingga dalam penyelidikan anggota dilapangan dimudahkan dan kasus ini bisa dibuka secara terang benderang.
"Masyarakat jangan simpan informasi kalau ada berikan ke polisi, karena sekecil apapun informasi sangat berarti dalam mengungkap kasus ini," terangnya.
Masyarakat juga diimbau selalu bersama menjaga kamtibmas agar semakin kondusif.
"Kami imbau kepada masyarakat agar dapat menahan diri dan tidak mudah terprovokasi oleh oknum yang membawa isu negeri atau sebagainya," harapnya.
Untuk diketahui, Warga Dusun Nama'a, Negeri Pelau Ibrahim Sangadji (47) meningal dunia.
Ibrahim meninggal diduga ditembak oleh orang tak dikenal (OTK) di hutan Pulau Haruku, Sabtu (26/3/2022) pukul 17.45 Wit.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/kabid-humas-polda-maluku-kombes-pol-m-roem-ohoirat977.jpg)