Selasa, 5 Mei 2026

Meski Ada Peningkatan Harga, Kebutuhan Ikan Tercukupi Selama Ramadan hingga Lebaran

Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono memastikan kebutuhan komoditas ikan terpenuhi selama bulan Ramadan hingga Lebaran Idul Fitri.

Tayang:
Penulis: Adjeng Hatalea | Editor: Salama Picalouhata
TribunAmbon.com/Mesya
MALUKU - Kunjungan kerja Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Wahyu Sakti Trenggono, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi dan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia ke Provinsi Maluku didampingi Gubernur Maluku, Murad Ismail pada Jumat (5/2/2021). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Adjeng Hatalea

TRIBUNAMBON.COM – Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono memastikan kebutuhan komoditas ikan terpenuhi selama bulan Ramadan hingga Lebaran Idul Fitri 1443 Hijriyah.

Hal ini disampaikan Trenggono berdasarkan Prognosa Tahun 2022, prediksi fluktuasi harga ikan menjelang, setelah puasa dan lebaran yang disiarkan langsung di kanal YouTube Komisi IV DPR RI, Rabu (24/3/2022).

“Diperkirakan kebutuhan ikan selama bulan Ramadan hingga Idul Fitri terpenuhi. Dengan memperhatikan pola produksi tangkap dan budidaya pasokan ikan diperkirakan cukup,” sebut, Trenggono.

Baca juga: Disperindag Maluku Pastikan Stok Bahan Pokok Mencukupi Selama Ramadan, Beras Tersedia 2.472 Ton

Baca juga: Lumbung Ikan Nasional Dibatalkan, Dishub Maluku; Itu Tidak Benar

Berdasarkan prognosa 2022, kebutuhan ikan selama periode tersebut sebesar 2, 64 juta ton.

Sementara prognosa ketersediaan ikan di dua bulan tersebut mencapai 2,99 juta ton, dengan memperhatikan pola musim penangkapan dan produksi budi daya.

Kemudian untuk harga komoditi ikan, diperkirakan akan meningkat 5 hingga 10 persen pada minggu pertama puasa.

Adapun peningkatan harga komoditas ikan ini disebabkan karena terjadi peningkatan permintaan dan kebiasaan nelayan yang tidak melaut menjelang Ramadan.

Kemudian harga ikan akan kembali stabil pada minggu kedua Ramadan hingga lebaran, dan akan stabil di tiga hari setelah Idul Fitri.

“Kemudian H+7 meningkat lagi (harga ikan) yang disebabkan peningkatan jumlah permintaan untuk keperluan ole-ole,” sambungnya.

Dia menerangkan, jika dibandingkan dengan komoditas subtitusi protein seperti telur dan daging ayam, maka komoditas perikanan di Idul Fitri masih kompetetif dan beragam pilihan.

Sebab, selain memiliki kadar protein yang tinggi dan ikan juga memiliki omega3.

Dia menambahkan, penting menjaga pasokan dan harga rata-rata bagi masyarakat, terutama sehari sebelum Ramadan, dan tujuh hari setelah Lebaran Idul Fitri 2022.

“Khususnya di bulan Ramadan saat lebaran, maka pasokan ikan akan stok dari gudang beku dan produksi perikanan budidaya,” pungkasnya.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved