Mayat di Masohi
Mayat Tanpa Identitas di Kota Masohi Ternyata Dibunuh, Ini Kronologinya
Mayat gadis 16 tahun yang ditemukan di selokan kawasan Bundaran Kota Masohi - Maluku Tengah ternyata korban pembunuhan.
Penulis: Lukman Mukadar | Editor: Fandi Wattimena
Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Lukman Mukaddar
MASOHI, TRIBUNAMBON.COM – Mayat gadis 16 tahun yang ditemukan di selokan kawasan Bundaran Kota Masohi - Maluku Tengah ternyata korban pembunuhan.
Para pelaku pun telah diringkus aparat Polres Maluku tengah.
Keduanya yakni, RS (22) dan IPT (34) warga Desa Haya Kecamatan Tehoru.
“Para pelaku sebagai sopir mobil,” kata Kapolres Malteng AKBP Abdul Ghafur di Mapolres, Senin (14/3/2022).
Dijelaskan, kedua pelaku diringkus di dua lokasi berbeda.
Yakni, IPT dibekuk tanpa perlawanan di rumahnya di Desa Haya.
Sementara RS diringkus dalam perjalanan dari pelabuhan Waipirit menuju Kota Masohi.
Baca juga: Mayat Tanpa Identitas di Kota Masohi Ternyata Dibunuh, Pelaku Sudah Ditangkap
Baca juga: AS Tewas di Jl Tulukabessy – Kota Ambon, Polisi Masih Cari Pelaku Penikaman
Dijelaskan, kasus pembunuhan itu berawal dari pesta minuman keras (Miras) di pantai pengeringan Kota Masohi.
Usai berpesta, keduanya kemudian menghubungi dan dimintakan datang ke penginapan Samudra.
Tak berapa lama korban datang dan masuk ke dalam kamar RS.
“Tersangka mengaku korban ada di kamar 01 kepada IPT. Dan selanjutnya rekannya itu menemui korban melakukan hal yang sama (bersetubuh) kepada korban,” jelas Kapolres.
Selanjutnya, IPT sempat merayu korban dengan iming-iming uang sebesar Rp.200 dan akhirnya berhasil menyetubuhi korban.
Pada saat itu, korban merasa kesakitan dan berteriak. Karena takut teriakan korban didengar orang, tersangka IPT kemudian membungkam mulut dan hidung korban dengan bantal.
Setelah kurang dari 1 jam, IPT melihat korban sudah tidak bergerak.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/mayat-di-masohi-pembunuhan.jpg)