Selasa, 12 Mei 2026

Payudara Jadi Perkara

UKM di IAIN Ambon Terancam Ditutup, Hatapayo Nilai Warek Keliru dan Tak Paham Masalah

Ketiga UKM itu yakni UKM Seni, Olahraga, dan Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Lintas IAIN Ambon.

Tayang:
Penulis: Mesya Marasabessy | Editor: Fandi Wattimena
Sumber; Istimewa
Penurunan Karya Seni bertuliskan Payudara di IAIN Ambon 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Mesya Marasabessy

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Buntut pamerkan karya seni di Taman Baca dan menyebut kata 'payudara', tiga organisasi internal kampus atau Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) rencananya bakal dinonaktifkan.

Ketiga UKM itu yakni UKM Seni, Olahraga, dan Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Lintas IAIN Ambon.

Menanggapi hal itu, Penanggung Jawab LPM Lintas, Sofyan Hatapayo menilai rencana Wakil Rektor (Warek) III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama, Faqih Seknun itu keliru.

Baca juga: Terancam Ditutup, Seknun Sebut UKM di IAIN Hanya Bisa Buat Miring Nama Kampus

Baca juga: Soal Skorsing Mahasiswanya yang Kritik Kekerasan Seksual,  Wakil Rektor: Itu Sesuai Aturan Akademik

Menurutnya, Seknun tak paham masalah.

"Kalau soal polemik kemarin payudara intelektual, Warek III memang tidak paham. Statement beliau keliru," kata Sofyan Hatapayo saat dihubungi TribunAmbon.com melalui sambungan telepon, Kamis (3/3/2022).

Katanya, aksi tersebut jangan dikaitkan dengan UKM-UKM.

Karena aksi itu didalamnya ada gabungan mahasiswa.

"Memang mahasiswa bersangkutan Indah Sari Ibrahim termasuk anggota LPM Lintas tapi itu adalah aksi yang dilakukan gabungan mahasiswa lainnya yang dimana mereka bersuara soal maraknya pelecehan seksual di lingkungan perguruan tinggi, jadi tidak bisa kaitkan aksi itu dengan UKM," tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Ambon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved