Rabu, 22 April 2026

Nasional

Kronologi Kecelakaan Kereta Api vs Bus di Tulungagung, Rombongan Hendak Liburan ke Jatim Park Malang

Kecelakaan maut KA Doho dan bus pariwisata Harapan Jaya di Tulungagung pada Minggu (27/2/2022) pagi, menewaskan lima orang.

Penulis: Sinatrya Tyas | Editor: Fitriana Andriyani
Surabaya.tribunnews.com/David Yohanes
Kecelakaan maut di Tulungagung bus Harapan Jaya yang tertabrak kereta api di Desa Ketanon, Kecamatan Kedungwaru. Kecelakaan ini menelan 4 orang penumpang bus meninggal dunia, Minggu (27/2/2022) pagi 

TRIBUNAMBON.COM - Kecelakaan maut terjadi di perlintasan Kereta Api tanpa palang pintu pada Minggu (27/2/2022) pagi sekitar pukul 05.16 WIB.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat  Polda Jawa Timur, Kombes Dirmanto mengatakan kecelakaan tersebut terjadi karena kelalaian supir bus.

"Bus harapan jaya ini tidak memperhatikan keadaan lokasi sehingga terjadilah kecelakaan," ujar Kombes Dirmanto, Minggu (27/2/2022), dikutip dari Kompas TV. 

"Jadi ini dapat disimpulkan bahwa penyebab terjadinya laka karena kelalaian dari supir bus itu," tandasnya. 

Ia juga mengatakan, seharusnya tiap kendaraan yang melintasi palang kereta api tanpa pintu harus lebih mawas.

"Seharusnya para pengemudi kendaraan ini kalau mau melewati palang kereta api mereka memperhatikan dulu, apalagi tidak ada palang pintunya," kata Dirmanto. 

1. Kronologi

Kronologi kecelakaaan Kereta Api Doho vs bus pariwisata PO Harapan Jaya, Minggu (27/2/2022) sekitar pukul 05.20 WIB.

Kecelakaan maut KA Doho vs bus Harapan Jaya ini terjadi di perlintasan kereta tanpa palang pintu di Desa Ketanon, Kecamatan Kedungwaru, Tulungagung, Jawa Timur.

Berdasarkan data sementara, lima orang meninggal dunia dalam kecelakaan ini, sebagaimana diberitakan KompasTV.

Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Dirmanto, mengatakan sebanyak empat orang meninggal di tempat, sementara satu meninggal di rumah sakit. 

Diketahui, bus yang terlibat kecelakaan merupakan satu dari tiga rombongan yang menuju Jatim Park, Kota Batu.

Tiga bus yang membawa 128 penumpang ini berangkat dari toko plastik Sri Rejeki di Desa Ketanon yang lokasinya tak jauh dari TKP kecelakaan.

Dikutip dari Surya.co.id, bus pertama berhasil melewat perlintasan kereta api tanpa palang.

Sementara, ketika bus kedua melintas, bertepatan dengan datangnya KA Doho Relasi Blitar-Surabaya.

Sumber: Tribun Ambon
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved