Breaking News:

Ambon Terkini

Lagi, Masyarakat dan TNI Saling Klaim soal Kepemilikan Lahan

Anggota Komisi I DPRD Kota Ambon, Saidna Azhar Bin Tahir mengatakan, masyarakat setempat pernah mengadu ke DPRD Ambon terkait masalah ini.

Penulis: Mesya Marasabessy | Editor: Adjeng Hatalea
TribunAmbon.com/Mesya
AMBON: Masyarakat Nusaniwe dan Zibang Kodam XIV Pattimura mediasi di DPRD Kota Ambon, Jumat (25/2/2022). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Mesya Marasabessy

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Masyarakat dan TNI kembali saling klaim soal kepemilikan lahan.

Kali ini, terjadi di kawasan Benteng Atas, Kelurahan Nusaniwe, Kota Ambon.

Anggota Komisi I DPRD Kota Ambon, Saidna Azhar Bin Tahir mengatakan, masyarakat setempat pernah mengadu ke DPRD Ambon terkait masalah ini.

“Kita terima aduan dari masyarakat setempat soal lahan ini, karena katanya dari pihak TNI mengklaim bahwa lahan itu milik mereka,” kata Saidna kepada wartawan, Jumat (25/2/2022) sore.

Ia menerangkan, masyarakat setempat pernah mengusulkan untuk mendapatkan sertifikat prona, namun dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) tidak mau menerbitkan.

Pasalnya, lahan tersebut juga tengah diklaim dari TNI AD dalam hal ini Zibang Kodam XIV Pattimura.

“Berkaitan dengan ada sertifikat prona yang diusulkan oleh masyarakat itu tidak bisa diterbitkan karena ada komplein dari pihak Angkatan Darat dalam hal ini Zibang Kodam XIV Pattimura,” ungkapnya.

Dengan ini, rapat gabungan perlu digelar untuk mengetahui landasan apa yang membuat sehingga Zibang Kodam XIV Pattimura ikut mengklaim bahwa lahan itu milik mereka.

Sebelumnya, masalah serupa juga terjadi di Desa Tawiri.

Dimana, masyarakat dan TNI AU juga saling klaim terkait lahan tersebut.

Bahkan, masyarakat Tawiri juga sempat melakukan aksi memblokade jalan menuju Bandara Pattimura Ambon.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved