Kamis, 28 Mei 2026

Virus Corona

114 Warga Maluku Tengah Terpapar Covid-19, Terbanyak di Salahutu

Dinas Kesehatan Kabupaten Maluku Tengah kembali melaporkan perkembangan kasus virus corona. Ada kasus baru positif di Maluku Tengah.

Tayang:
Penulis: Lukman Mukadar | Editor: Salama Picalouhata
(KOMPAS.COM/SHUTTERSTOCK)
Ilustrasi penanganan pasien positif Covid-19(KOMPAS.COM/SHUTTERSTOCK) 

Laporan Kontributor Tribu Ambon.com, Lukman Mukaddar

MASOHI,TRIBUNAMBON.COM - Dinas Kesehatan Kabupaten Maluku Tengah kembali melaporkan perkembangan kasus virus corona.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Zahlul Ikhsan menyampaikan ada kasus baru positif corona hingga Minggu (13/2/2022).

Dalam pemaparannya, Zahlul Ikhsan mengatakan bahwa pasien positif corona kini bertambah 23 orang, sehingga total pasien positif corona hingga hari ini sebanyak 114 orang.

"Dari sejumlah kecamatan yang terdata, Kecamatan Salahutu terbanyak dengan 53 kasus," ucap Zahlul Ikhsan kepada TribunAmbon, Senin (14/2/2021).

Baca juga: Sebaran Kasus Corona di Indonesia Kemarin 13 Februari 2022: Jabar Tertinggi, Maluku 2.298 Kasus

Berikut data lengkap perkembangan terbaru terkait COVID-19 di Maluku Tengah:

- 1 Orang Test PCR dengan hasil Positif MRS di RSUD dr. M. Haulussy

- 9 Orang Test RDT dengan hasil Positif MRS di RSUD Masohi.

- 18 Orang Test PCR/ RDT dengan hasil Positif dari Kec. Kota Masohi

- 12 Orang Test PCR dengan hasil Positif dari Kec. Amahai

- 2 Orang Test PCR dengan hasil Positif dari Kec. Saparua Timur

- 1 Orang Test PCR dengan hasil Positif dari Kec. Teluk Elpaputih

- 1 Orang Test PCR dengan hasil Positif dari Kec. Tehoru

- 2 Orang Test PCR dengan hasil Positif dari Kec. Saparua

- 1 Orang Test PCR dengan hasil Positif dari Kec. Pulau Haruku

- 3 Orang Test PCR dengan hasil Positif dari Kec. Leihitu Barat

- 10 Orang Test PCR dengan hasil Positif dari Kec. Leihitu

- 53 Orang Test PCR dengan hasil Positif dari Kec. Salahutu

- 1 Orang Test PCR dengan hasil Positif dari Kec. Banda

Ikhsan menyebutkan, semua pasien rata-rata memilih isolasi mandiri di rumah lantaran memiliki gejala ringan.

Sementara sebagian lainnya yang mengidap gejala berat saat ini dirawat di RSUD Masohi dan RSUD Haulussy Kota Ambon.

"Pasien yang gejala berat di rumah sakit tetapi paling banyak dari yang ada saat ini gejala ringan jadi semuanya isolasi mandiri di rumah," ucap dia. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved