Lumbung Ikan Nasional
Target Produksi Lumbung Ikan Nasional Capai 500 Ribu Ton
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) pun yakin dapat menyerap 500 ribu ton budidaya laut dengan adanya LIN.
Penulis: M Fahroni Slamet | Editor: Salama Picalouhata
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Ridwan Tuasamu
AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Lumbung Ikan Nasional (LIN) disebut-sebut bakal meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Maluku.
Potensi hasil laut menjadi kekuatan terbesar negeri dengan julukan bumi raja-raja.
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) pun yakin dapat menyerap 500 ribu ton budidaya laut dengan adanya LIN.
"Kita targetkan itu 500 ribu ton dari LIN," kata Dirjen Perikanan Tangkap KKP, Muhammad Zaini dalam dialog virtual, Kamis (10/2/2022).
Ia menjelaskan, jumlah itu akan berasal dari investor yang masuk dengan kapal-kapal maupun nelayan lokal.
Baca juga: Gubernur Murad Ismail Pastikan Lumbung Ikan Nasional Tetap di Maluku
Dari jumlah 500 ribu ton itu, berdasarkan karakteristik laut potensi terbesar ada pada ikan pelagis besar maupun kecil.
Contoh ikan pelagis yakni cakalang, tongkol, tuna, layang teri dan ikan kembung.
"Kalau kita liat karakteristik, akan didominasi ikan pelagis besar dan kecil," tandasnya
Lanjutnya, dengan potensi banyaknya ikan pelagis, hal itu dapat dimanfaatkan untuk industri pengalengan seperti sarden.
Kemudian dapat dipastikan akan menjadi komoditi ekspor menuju pasar utama yakni Jepang.
LIN sebagai salah satu proyek strategis nasional memang disiapkan untuk membantu peningkatan ekonomi negara.
Juga sebagai langkah mensejahterakan masyarakat pesisir di Maluku.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/edhy-prabowo-menyiapkan-sdm-handal-untuk-wujudkan-lumbung-ikan-nasional-di-maluku.jpg)