Rabu, 20 Mei 2026

Update Covid di Maluku

Varian Omicron Diduga Masuk Maluku, Ini Ciri-ciri Gejala dan Cara Mencegahnya

Varian Omicron memicu gejala ringan seperti flu biasa, batuk, dan demam dengan tingkat penularan yang cepat.

Tayang:
Freepik.com
Ilustrasi Virus Corona Varian Omicron. 

TRIBUNAMBON.COM - Virus corona varian Omicron diduga sudah masuk dan menyebar di Maluku.

Pendapat tersebut disampaikan Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Maluku, dr Adonia Rerung.

Menurutnya, tren peningkatan kasus Covid-19 yang signifikan belakangan patut dicurigai sebagai aksi dari Omicron.

Apalagi sejak mencatatkan nol kasus selama beberapa bulan, pergerakan keluar masuk masyarakat dari Jakarta kian meningkat.

Sementara itu, Jakarta merupakan wilayah yang penyebaran Omicron cukup tinggi.

Lalu, apa saja ciri-ciri varian Omicron?

Baca juga: Varian Omicron Diduga Sudah Masuk dan Menyebar di Maluku

Baca juga: Covid-19 di Ambon Naik Terus, Kasus Aktif Capai 154 Orang

Baca juga: Update Covid-19 di Maluku: Kasus Harian Terus Meningkat, 19 Kasus Baru Dilaporkan per 2 Februari

Dikutip dari laman Kemenkes, varian Omicron memicu gejala ringan seperti flu biasa, batuk, dan demam dengan tingkat penularan yang cepat.

Selain itu, varian Omicron memiliki tingkat perawatan di rumah sakit lebih rendah, begitupun tingkat keparahannya juga lebih rendah.

Sehingga pasien yang masuk ke rumah sakit lebih sedikit daripada pasien yang melaksanakan isolasi mandiri (isoman).

Strategi pemerintah dalam menghadapi gelombang Omicron ini sedikit berbeda dengan menghadapi gelombang Delta.

Gelombang Delta memiliki tingkat keparahan tinggi, sehingga pemerintah harus mempersiapkan rumah sakit dengan banyak tempat tidur.

 Sedangkan Omicron ini yang tinggi adalah penularannya, tetapi keparahannya rendah.

Lantas, apa bedanya varian Omicron dengan flu biasa?

Diberitakan Tribunnews.com sebelumnya, pakar epidemiologi di AS, Abdul El-Sayed mengatakan, gejala Omicron dan flu memiliki perbedaan yang sangat tipis, bahkan cenderung serupa.

Covid-19 dan flu sama-sama menimbulkan gejala pilek, batuk, demam, nyeri otot, muntah, mudah lelah, hingga diare.

Bedanya, seseorang yang terkena virus corona biasanya akan merasakan gejala sakit kepala dan batuk kering.

Tipisnya perbedaan gejala Omicron dan flu, El-Sayed memberikan tips untuk mengetahui risiko terpapar Covid-19 varian Omicron.

"Coba mulai mempertimbangkan juga apakah ada kemungkinan kontak erat dengan penderita Covid-19," katanya, seperti diberitakan CNN.

Jika berkontak erat dengan penderita Covid-19, segera lakukan isolasi mandiri dan tes Covid-19 agar dapat menentukan penanganannya.

Cara Pencegahan

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin dalam konferensi pers virtual, Senin (31/1/2022). (Tribunnews.com/Rina Ayu Pancarini)
Menkes Budi meminta kepada masyarakat untuk selalu tetap waspada dan hati-hati terhadap penyebaran varian Omicron.

Ia menyampaikan, dalam pencegahan penularan varian Omicron, masyarakat harus tetap memakai masker dan hindari kerumunan.

Hal tersebut dikarenakan varian Omicron lebih cepat menular dibandingkan dengan varian lainnya.

Menkes Budi menambahkan, diusahakan masyarakat untuk bekerja di rumah.

Kalau pun ada masyarakat yang tertular, kata Budi, tidak perlu panik dan segera lakukan isoman secara disiplin.

"Yang perlu ke rumah sakit kalau ada Lansia atau komorbid nya banyak, itu ke rumah sakit. Dan cepat-cepatlah divaksin untuk memperkuat daya tahan tubuh dalam menghadapi varian baru," kata Budi, dikutip dari laman Kemenkes.

(Tribunnews.com/Whiesa/Sri Juliati)(TribunAmbon/RidwanTuasamu)

Sumber: Tribun Ambon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved