Senin, 20 April 2026

Nasional

Kasus Covid-19 Melonjak, Pekerja Sektor Non Esensial Diimbau Kerja dari Rumah

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito mengimbau pekerja sektor non esensial agar dapat bekerja dari rumah atau Work From Home (WFH).

Editor: Adjeng Hatalea
Freepik.com
Ilustrasi bekerja dari rumah. 

JAKARTA, TRIBUNAMBON.COM - Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito mengimbau pekerja sektor non esensial agar dapat bekerja dari rumah atau Work From Home (WFH).

Imbauan ini sebagai langkah antisipatif agar Covid-19 tidak menular secara lebih luas di tengah keberadaan varian Omicron.

"Begitu pun juga bagi mereka yang akibat tuntutan situasi maupun profesi memiliki intensitas mobilitas dan interaksi yang tinggi. Mohon kepada perkantoran non esensial dapat mempertimbangkan untuk menerapkan WFH kembali sebagai bentuk antisipasi terus meningkatnya kasus COVID-19," tegasnya seperti yang dikutip melalui laman resmi covid19.go.id.

Diketahui kasus Covid-19 belakangan ini terus meningkat bahkan menembus angka 7.000 kasus dalam sehari.

Baca juga: Wakil Rakyat Ajak Kepala Desa di Ambon Bantu Edukasi Pentingnya Vaksinasi Anak

Ada 3 provinsi yang mendominasi yakni  DKI Jakarta, Jawa Barat dan Banten,  serta kabupaten/kota dalam wilayah aglomerasi Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek).

Seluruh Pemerintah Daerah yang tengah mengalami kenaikan kasus  untuk kembali meningkatkan pengawasan protokol kesehatan di wilayahnya.

Selai itu juga terus mengupayakan vaksinasi khususnya untuk warga lansia dan masyarakat dengan komorbid.

Pemda setempat juga diminta mengevaluasi pada pengaturan kegiatan masyarakat dan lakukan penyesuaian atau perubahan jika diperlukan.

Ia juga kembali mengingatkan, upaya mencegah jauh lebih baik daripada mengobati.

Seperti mendapat kekebalan dari vaksin memang banyak berperan dalam mencegah keparahan gejala, perawatan di rumah sakit hingga kematian.

Meskipun demikian, perlu diwaspadai risiko long covid atau gejala Covid-19 berkepanjangan yang masih terus diteliti.

Baca juga: Sempat Melandai, Kasus Covid-19 Kembali Melonjak di Maluku, 13 Orang Warga Ambon

Masyarakat diminta tidak lengah karena Covid-19 tidak pandang bulu dan bisa menginfeksi siapa saja.

Terlebih resikonya menjadi lebih besar pada pekerja yang langsung menangani pasien, serta pekerja pada sektor esensial yang bekerja di institusi penanganan Covid-19.

Masyarakat diminta menggunakan masker yang benar, dan menunda pergi ke tempat kerumunan dan turut membantu agar kasus segera turun.

"Saya ingin kembali menekankan bahwa Covid-19 adalah nyata dan masih ada disekitar kita. Selama status pandemi belum berubah menjadi endemi, maka kita harus tetap waspada dan menerapkan proteksi penuh terhadap diri kita," pesan Wiku.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved