Breaking News:

Maluku Terkini

Setiap Tahun Ada 1.500 Pasangan Daftar Pernikahan di Maluku Tengah, Terbanyak dari Salahutu

Data pernikahan di Kabupaten Maluku Tengah tercatat di dua tahun terakhir mencapai 2.999 pasangan menikah.Itu berarti, tercatat setiap tahun angka per

Penulis: Lukman Mukadar | Editor: Adjeng Hatalea
TribunAmbon.com/Lukman
Pelaksana Kasi Bimas Islam, Kantor Kemenag Maluku Tengah, Yadi Wasahua saat diwawancarai di Ruang Kerjanya, Jumat (7/1/2022). 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Lukman Mukaddar

MASOHI,TRIBUNAMBON.COM - Data pernikahan di Kabupaten Maluku Tengah tercatat di dua tahun terakhir mencapai 2.999 pasangan menikah.

Itu berarti, tercatat setiap tahun angka pernikahan di daerah itu hampir mencapai 1.500.

Pelaksana Kasi Bimas Islam Kementerian Agama Kabupaten Maluku Tengah, Yadi Wasahua yang dikonfirmasi TribunAmbon.com mengungkapkan, sedikitnya tercatat 1.535 pasangan di Kabupaten Maluku Tengah melangsungkan pernikahan pada periode tahun 2021.

Jumlah tersebut tercatat sejak Januari hingga Desember 2021.

Wasahua menyebutkan, total warga Maluku Tengah yang menikah di tahun 2021 lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya, yakni di 2020.
Dimana periode 2020 hanya tercatat sebanyak 1.464 orang saja yang melangsungkan pernikahan.

Jumlah tersebut tercatat di 17 Kecamatan di daerah itu.

"Lebih banyak tahun 2021 dibanding 2020, ada selisih sekitar 100 lebih," kata Wasahua di Ruang Kerjanya, Jumat (7/1/2021).

Dijelaskan lagi, angka pernikahan paling banyak ada di Kecamatan Salahutu dengan rerata perbulan terdaftar 20 hingga 40 pasangan.

Setelah itu ada Kecamatan Leihitu dengan peristiwa rata-rata 20 hingga 30 peristiwa pernikahan.

"Dari 17 Kecamatan itu paling banyak itu di Salahutu dan Leihitu," jelas Wasahua.

Sementara peristiwa paling sedikit terjadi pernikahan ada di Kecamatan Teluk Elpaputih dan Kecamatan Saparua Timur.

Dimana sepanjang 2021 lalu tercatat di setiap bulannya paling banyak hanya terjadi satu hingga tiga kali pernikahan saja.

"Kalau kita lihat berdasarkan data laporan masing Kepala KUA disini peristiwa paling sedikit itu ada di Kecamatan Teluk Elpaputih dan Saparua Timur, hampir tidak ada peristiwa di beberapa bulannya. Kalaupun ada paling banyak yah 2 sampai tiga peristiwa," tandasnya.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved