Breaking News:

Maluku Terkini

Bahan Makanan dan Rokok Jadi Penyumbang Inflasi Terbesar di Maluku

Provinsi Maluku mencatat terjadi infalasi Indeks Harga Konsumen (IHK) Maluku tahun 2021  mencapai 4,01% (yoy).

TribunAmbon.com/Tanita
MALUKU: Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku, Noviarsano Manullang saat Press Conference di Kantor BI Provinsi Maluku, Jumat (16/4/2021) 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Alfin Risanto

AMBON, TRIBUNAMBON.COM – Provinsi Maluku mencatat terjadi infalasi Indeks Harga Konsumen (IHK) Maluku tahun 2021  mencapai 4,01% (yoy), angka ini tinggi bila dibandingkan dengan tiga tahun terakhir.

“Meningkatnya inflasi tahun 2021 ini dampak dari tingginya gejolak harga bahan makanan, khususnya di perayaan Hari Besar Keagamaan seperti Idul Fitri dan Natal,” ucap kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku, Noviarsano Manullang dalam rilisnya Rabu (5/1/2021).

Manullang  menyatakan, perkembangan tersebut membawa inflasi IHK Maluku 2021 tercatat meningkat  dibandingkan dengan inflasi IHK pada 2020 yang sebesar 0,21% (yoy), dimana kisaran sasaran inflasi 2021 sebesar 3,0±1% (yoy).

Selain itu juga, Inflasi IHK Desember 2021 secara bulanan yang relatif tinggi turut mendorong pencapaian tersebut.

“Meskipun menurun dibandingkan dengan November 2021 yang mencatat inflasi 1,06% (mtm), inflasi IHK Desember 2021 sebesar 0,82% (mtm),” jelasnya.

Angka ini lebih tinggi dibandingkan dengan rerata historis inflasi IHK Desember pada tiga tahun terakhir yang sebesar 0,54% (mtm).

Inflasi di Desember 2021 kebanyakan pada kelompok makanan, minuman dan tembakau yang mencapai 2,09% (mtm), atau jauh di atas rerata historisnya tiga tahun terakhir sebesar 0,21% (mtm).

“Inflasi pada Desember juga disebabkan oleh kenaikan harga pada kelompok pakaian dan alas kaki yang mencapai 1,26% (mtm),” tambahnya.

Untuk itu TPID Provinsi Maluku berkomitmen untuk terus memperkuat koordinasi upaya pengendalian inflasi di tahun 2022.

“Kita akan menggunakan strategi 4K yakni keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi dan komunikasi efektif,” tuturnya.

Selain itu, perluasan Kerjasama Antar Daerah (KAD) dengan Provinsi lain di Indonesia juga terus diperluas guna memperkuat ketahanan pasokan di Maluku.

“Rencana pengendalian inflasi di Maluku ke depan akan dituangkan dalam Roadmap (Peta Jalan) pengendalian inflasi 2022-2024,” tutupnya.(*)

Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved