Breaking News:

Piala AFF 2020

Final Piala AFF 2020 - Cuma Makan Nasi Kotak, Pemulihan Pemain Timnas Indonesia Terganggu

Persoalan nutrisi makanan kembali dikeluhkan pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong, menjelang laga final Piala AFF 2020 melawan Thailand.

Editor: Adjeng Hatalea
(AFP/ROSLAN RAHMAN)
Pemain Singapura Shahdan Sulaiman (kiri) melepaskan tendangan bebas pada pertandingan leg kedua semifinal Piala AFF 2020 antara Singapura vs Indonesia di National Stadium, Singapura, Sabtu (25/12/2021). Timnas Indonesia dipastikan melaju ke final Piala AFF 2020 setelah menumbangkan Singapura 4-2 pada laga semifinal kedua.(AFP/ROSLAN RAHMAN) 

TRIBUNAMBON.COM - Persoalan nutrisi makanan kembali dikeluhkan pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong, menjelang laga final Piala AFF 2020 melawan Thailand.

Timnas Indonesia akan menghadapi Thailand dalam dua leg pertandingan final Piala AFF 2020.

Laga leg pertama Indonesia vs Thailand dalam final Piala AFF 2020 akan digelar di National Stadium Singapore pada Rabu (29/12/2021) malam.

Pertandingan itu digelar hanya berselang empat hari dari laga leg kedua semifinal Indonesia vs Singapura yang berlangsung selama 120 menit.

Oleh karena itu, pemulihan kondisi pemain timnas Indonesia, menjadi salah satu kekhawatiran yang menghantui Shin Tae-yong menjelang final Piala AFF 2020.

Seluruh penggawa skuad Garuda dituntut segera memulihkan stamina setelah tenaga mereka terkuras karena bermain hingga extra time saat menekuk Singapura di semifinal pada Sabtu (15/12/2021) lalu.

Padahal, menurut Shin Tae-yong, nutrisi para pemain tidak bisa tercukupi dengan baik jika hanya mengonsumsi nasi kotak atau bento yang disediakan panitia Piala AFF 2020 di Singapura.

Kekurangan nutrisi, lanjut sang pelatih, menjadi kendala tersendiri dalam pemulihan kondisi pemain timnas Indonesia.

"Pemulihan pemain kondisi pemain menjadi salah satu kekhawatiran saya," kata Shin Tae-yong dalam konferensi pers menjelang laga Indonesia vs Thailand di final Piala AFF 2020, Selasa (28/12/2021).

"Apalagi, kami sedang berada di bubble system. Pemulihan pemain tidak maksmial karena kami hanya makan nasi kotak (bento) di sini," keluh pelatih asal Korea Selatan itu.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved