Maluku Terkini

Wakil Gubernur Barnabas Orno Minta Pengawasan BBM Satu Harga Diperketat

Wakil Gubernur Maluku, Barnabas Orno mengatakan pengawasan Bahan Bakar Minyak (BBM) Satu Harga harus diperketat.

Penulis: M Fahroni Slamet | Editor: Salama Picalouhata
Muh Ridwan Tuasamu
Wakil Gubernur Maluku, Barnabas Orno minta BBM satu harga diperketat pengawasannya 

Laporan Wartawan TribunAmbon.comz Ridwan Tuasamu

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Wakil Gubernur Maluku, Barnabas Orno mengatakan pengawasan Bahan Bakar Minyak (BBM) Satu Harga harus diperketat.

Pasalnya, implementasi di lapangan biasa berbanding terbalik dengan yang sudah direncanakan sebelumnya.

Untuk itu dia meminta semua pihak termasuk Pertamina, masyarakat dan jurnalis agar ikut melakukan pengawasan terhadap implementasi BBM Satu Harga.

"Bagian pentingnya itu pengawasan, implementasi di lapangan harus sesuai hitung-hitungan awal," kata Orno, Selasa (14/12/2021).

Dia mengaku saat masih menjadi Bupati, sering menemui stok bahan bakar yang tidak sesuai saat sampai di terminal pengisian.

Selain itu, ada juga oknum-oknum yang sering mencampur BBM dengan air sehingga merugikan masyarakat karena tentunya merusak sistem kerja kendaraan.

"Dulu waktu saya masih bupati, banyak mobil penyalur membawa saat sampai ke terminal stok tidak sesuai," ujarnya

Dia meminta agar Pertamina tegas dan memberikan hukuman kepada para penyalur yang nakal.

Jangan sampai terjadi penimbunan minyak yang dapat menyebabkan kelangkaan dan akhirnya harga akan naik.

Diketahui, Petamina bersama BPH Migas telah membangun 9 titik penyaluran BBM Satu Harga di Maluku - Maluku Utara dan Papua.

BBM Satu Harga merupakan Penugasan Pemerintah yang dimandatkan kepada Pertamina untuk menjamin ketersediaan energi terutama BBM di wilayah terluar, terdepan dan tertinggal (3T).

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved