Maluku Terkini
Maluku Alami Inflasi 1,06 Persen pada November, Ini Penyumbang Terbesarnya
Menurut Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Maluku, Noviarsano Manullang kenaikan tajam itu bersumber dari sektor ini
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Ridwan Tuasamu
AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Tercatat Provinsi Maluku mengalami inflasi sebesar 1,06 persen selama bulan November 2021 lalu.
Angka tersebut meningkat dibandingkan inflasi pada bulan Oktober yang hanya 0,19 persen saja.
Menurut Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Maluku, Noviarsano Manullang kenaikan tajam itu bersumber dari sektor transportasi.
"Inflasi kita pada November kemarin lebih besar dari skala Nasional yang hanya 0,37 persen," kata Manullang, Jum'at (3/12/2021).
Dia menjelaskan, selama bulan November terjadi peningkatan aktifitas masyarakat menggunakan jasa transportasi menjadi faktor utama.
Lebih lanjut, kenaikan transportasi udara sebesar 30,62 persen sangat mempengaruhi hal tersebut.
Baca juga: Harga Bahan Pokok di Pulau Buru Mulai Naik, Disperindag Pastikan Stok Aman
Baca juga: Elim Putra Lolos 8 Besar usai Pecundangi Reza Taylor di Ambon Futsal Nasdem Cup 2021
Berdasarkan Survei Pemantauan Harga (SPH) Bank Indonesia, tarif angkutan udara rute Jakarta - Ambon meningkat sebesar 60,96 persen pada akhir November.
Selain transportasi, kelompok makanan, minuman dan tembakau juga menjadi penyebab lainnya.
Kelompok transportasi mengalami inflasi sebesar 6,73 persen dan menyumbangkan andil sebesar 0,87 persen.
Sedang kelompok makanan, minuman, dan tembakau mengalami inflasi sebesar 0,39 persen dan menyumbangkan andil sebesar 0,12 persen.
Inflasi pada kelompok makanan didorong oleh komoditi cabai rawit yakni 27,40 persen dan ikan layang sebanyak 7,65 persen.
"Pasokan sempat menurun yang akhirnya membuat harga melonjak dan mendorong inflasi," tandasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/ilustrasi-inflasi.jpg)