Breaking News:

Maluku Terkini

UMP 2022 Maluku Sudah Disetujui, Ini Besarannya

Persetujuan itu tertuang dalam Keputusan Gubernur Maluku nomor 672 Tahun 2021, UMP Tahun 2022 sebesar Rp.2.619.312 atau naik 0,55 persen.

Istimewa
Ilustrasi uang bantuan UMKM. 

Laporan Wartawan Tribun Ambon.com, Ridwan Tuasamu

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Gubernur Maluku, Murad Ismail telah menyetujui Upah Minimum Kabupaten 2022.

Persetujuan itu tertuang dalam Keputusan Gubernur Maluku nomor 672 Tahun 2021, UMP Tahun 2022 sebesar Rp.2.619.312 atau naik 0,55 persen.

Hal tersebut diungkap Plt Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Provinsi Maluku, Endang Diponigoro.

"Sudah diteken Gubernur tanggal 30 kemarin," kata Diponigoro kepada TribunAmbom.com, Kamis (2/12/2021)

Penetapan UMP Tahun 2022 tersebut menindaklanjuti Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2021 tentang pengupahan.

Sebelumnya UMP Maluku hanya sebesar Rp 2,604,960.

Baca juga: Korban Kekerasan Berbasis Gender Online Paling Banyak Perempuan, Kebanyakan Gara-gara Pinjol 

Baca juga: 7.000an Warga Maluku Tengah Pindah Domisili ke Luar Daerah per Januari hingga Juni 2021

Kenaikan UMP 2022 yang hanya sekitar Rp. 15 ribu itu diakui Endang akibat inflasi yang cukup tinggi.

Sementara itu pertumbuhan ekonomi di Maluku masih dalam kategori rendah sesuai hasil rapat bersama Dewan pengupahan.

"Inflasi kita cukup tinggi sedangkan pertumbuhan ekonomi rendah jadi naiknya tidak tinggi," ujarnya

Dia menjelaskan, keterlambatan penetapan besaran UMP dikarenakan Gubernur Murad baru saja pulang dari ibadah umroh.

Meski begitu, pihaknya sudah melakukan koordinasi bersama Kementerian Tenaga Kerja (Kemnaker) sehingga tidak ada masalah.

Diketahui, pada 17 November lalu Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah UMP mengalami kenaikan sebesar 1,09 persen sesuai peraturan pemerintah (PP) nomor 36 tahun 2021 tentang pengupahan.

Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved