Breaking News:

Maluku Tengah

7.000an Warga Maluku Tengah Pindah Domisili ke Luar Daerah per Januari hingga Juni 2021

Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Maluku Tengah mengkonfirmasi adanya pergerakan penduduk keluar daerah atau mutasi kependu

Penulis: Lukman Mukadar | Editor: Adjeng Hatalea
TribunAmbon.com/Lukman
MALUKU: Sejumlah warga tampak mengantri pengrusan Administrasi Kependudukan di Disdukcapil Maluku Tengah, Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Namaelo, Kota Masohi, Senin (20/9/2021). 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Lukman Mukaddar

MASOHI, TRIBUNAMBON.COM - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Maluku Tengah mengkonfirmasi adanya pergerakan penduduk keluar daerah atau mutasi kependudukan yang mencapai 7.000an orang.

Hal ini dibeberkan Kepala Dinas Dukcapil Maluku Tengah, Nova Anakotta kepada Wartawan di Masohi, Rabu (1/12/2021).

Meski tidak menyebut angka pastinya, namun dirinya menegaskan mutasi ribuan penduduk Bumi Pamahanu Nusa itu diketahui  terjadi pada semester satu, yakni Januari hingga Juni 2021. 

"Semester satu 2021 ini yang pindah penduduk ke luar Maluku Tengah sebanyak 7000 lebih," beber Anakotta di sela-sela Sosialisasi Pemanfaatan Data Kependudukan dan Catatan Sipil di Ibukota berjuluk Pamahanu Nusa itu.

Lanjutnya, data tersebut belum termasuk data mutasi pada semester dua, yakni Juli hingga Desember 2021 berjalan ini.

Sementara untuk daerah tujuan pindah penduduk, tambah Anakotta, lebih banyak ke Provinsi Maluku Utara.

"Sebagian besar ke Kabupaten Halmahera (ada tambang nikel) dan Bacan (kelapa sawit) setelah itu daerah lain," ungkapnya.

Dikatakan dari tujuh ribuan warganga yang pindah penduduk paling banyak atau didominasi alasan mencari kerja.

"Kita tidak bisa halangi mereka karena satu sisi kita tidak punya hak di satu sisi pula mereka keluar untuk mencari kerja," tambah Anakotta. 

Meski begitu jumlah penduduk yang mutasi masuk ke Maluku Tengah sebanyak 3000 lebih dan hal itu juga terjadi pada semester satu tersebut.

"Sementara yang mutasi masuk itu sebanyak tiga ribuh lebih," tandasnya.(*)

Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved