Breaking News:

Hari Guru Nasional

Tuasikal Abua: Mari Bangun Peradaban Bangsa Melalui Pendidikan

Bupati Maluku Tengah, Tuasikal Abua mengajak seluruh guru dan penggerak dunia pendidikan agar semangat membangun peradaban bangsa melalui pendidikan.

Penulis: Lukman Mukadar | Editor: Adjeng Hatalea
Courtesy / Humas Pemkab Malteng
MALUKU: Bupati Maluku Tengah, Tuasikal Tuasikal saat upacara peringatan Hari Guru Nasional Ke-28 dan HUT PGRI ke-76 Tahun 2021 di Rumah Adat Pariwisata Negeri Liang, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, Kamis (25/11/2021). 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Lukman Mukaddar

MASOHI,TRIBUNAMBON.COM - Bupati Maluku Tengah, Tuasikal Abua mengajak seluruh guru dan penggerak dunia pendidikan agar semangat membangun peradaban bangsa melalui pendidikan.

Hal itu dia sampaikan saat berindak sebagai pembina upacara dalam peringatan Hari Guru Nasional dan HUT PGRI ke-76 di Rumah Adat Pariwisata Negeri Liang, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, Kamis (25/11/2021).

"Marilah kita jadikan peringatan HUT PGRI-Ke-76 dan Hari Guru Nasional Tahun 2021 ini sebagai semangat untuk terus membangun peradaban bangsa sehingga Indonesia menjadi bangsa yang berbudaya, cerdas, bermutu dan berkarakter serta mampu bersaing dalam kancah global," ajak Tuasikal saat memberikan sambutan dalam acara tersebut.

Di sampaing itu, masa pandemi Covid-19 ini, sebut dia, dunia pendidikan jadi salah satu sektor yang turut berpengaruh.

Proses belajar-mengajar tatap muka dialihkan ke sistem daring, membuat para guru harus beradaptasi dan belajar banyak hal.

Untuk itu, dia mengapresiasi perjuangan para guru di kabupaten berjuluk Pamahanu Nusa itu.

“Hal ini perlu saya kemukakan karena selama hampir dua tahun terakhir, Ibu/Bapak guru terus berjuang memberikan pendidikan di tengah semua tantangan pandemi COVID-19,” ucapnya.

“Hal ini dilakukan agar kita bisa menjaga diri dari potensi terkena virus sekaligus memutus rantai penularannya, tentunya tak bisa kita pungkiri bahwa sebagai manusia biasa situasi sulit ini kadang kala membuat kita merasa tidak nyaman dan tidak berdaya, yang memberikan kita pilihan untuk menyerah, ada opsi untuk mengeluh," ujar Bupati.

Sementara dalam sambutan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim yang ia bacakan juga mengatakan berbagai upaya telah ditempuh agar guru-guru honorer menjadi ASN dan guru PPPK.

"Kami berkomitmen memperjuangkan guru-guru honorer melalui seleksi yang demokratis bagi guru-guru non-PNS menjadi guru ASN PPPK dengan kuota cukup besar sesuai kebutuhan masing-masing daerah,” kata Nadiem dalam sambutan tertulisnya itu.

Adapun dalam upacara terbatas itu, Bupati Maluku Tengah Tuasikal Abua bertindak sebagai pembina upacara dan dihadiri Ketua TPP-PKK Maluku Tengah, Amin Rua'ty Tuasikal, Kepala Dinas dan unsur Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) setempat.(*)

Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved