Kamis, 28 Mei 2026

Video Viral

Psikolog Minta Kasus Pornografi Selebgram Ambon Diusut Tuntas

Tak hanya warga dan sejumlah praktisi hukum menanggapi kasus pornografi Selebgram Ambon VWS dan kekasihnya JP segera diselesaikan penyidik

Tayang:
Penulis: Tanita Pattiasina | Editor: Fandi Wattimena
TribunAmbon.com/ Tanita Pattiasina
Psikolog, Grace Latuheru di Biro Psikolog Ashera Ambon, Jalan Perumtel Kayu Tiga Ambon, Selasa (23/11/2021) 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Tanita Pattiasina

AMBON, TRIBUNAMBON.COM – Tak hanya warga dan sejumlah praktisi hukum menanggapi kasus pornografi Selebgram Ambon VWS dan kekasihnya JP segera diselesaikan penyidik Ditreskrimsus Polda Maluku.

Psikolog Grace Latuheru juga meminta kedua pelaku dan penyebar harus dimintai pertanggungjawaban pidana.

Kepada tribunambon.com, Latuheru mengatakan akan ada dampak negatif yang ditimbulkan bagi anak dan pemuda bila hanya diselesaikan secara restorative justice.

“Anak-anak zaman sekarang akhirnya dia bisa menggampangkan segala hal, berpikir bahwa dia bisa masuk saja di aplikasi seperti itu, berhubungan saja di aplikasi itu karena tidak ada tindak pidana dan tidak akan dipenjara, akan dipulangkan, akan dinikahkan seperti hal-hal yang terjadi sekarang ini,” kata Latuheru di ruang kerjanya, Jalan Perumtel, Kayu Tiga Ambon, Selasa (23/11/2021) siang.

Baca juga: Puskesmas Rumahtiga Gencar Vaksinasi Covid-19 Door to Door Bagi Warga

Baca juga: Penuhi Aturan Ini Jika Terpaksa Bepergian Selama Libur Akhir Tahun

Latuheru menjelaskan, generasi saat ini menyukai hal praktis dan bila tak ada efek jera bagi kedua pelaku pembuat konten pornografi maka akan dengan mudah ditiru yang lainnya untuk mendapatkan uang.

Meski ia mengakui saat ini pihak kepolisian tengah melakukan pemeriksaan lanjutan terhadap kedua pelaku.

“Walaupun kata polisi bahwa akan ada pemeriksaan selanjutnya tapi kita melihat dampak besarnya, anak-anak akan berpikir tidak apa pakai aplikasi itu aja karena yang kita terima cuman pernikahan saja. Anak-anak muda juga akan berpikir kalau kita melakukan hal ini, sah-sah saja. Memang tidak semua anak. Anggapan orang berbeda dengan kita, kita yang berpikir logis tapi ada anak muda yang akan berpikir ini sah saja, dan cara  mudah mendapatkan uang karena generasi sekarang suka dengan hal praktis,” jelasnya.

Lanjutnya, ia menyarankan bagi kedua keluarga pelaku untuk memikirkan kembali solusi pernikahan bagi keduanya.

Lantaran, mental keduanya haruslah siap sebelum membina rumah tangga.

“Secara garis besar kita menikahkan orang yang punya kasus seperti ini kita juga tidak tahu bahwa bisa bertahan lama karena apa mereka saling mencintai, saling memahami satu dengan yang lain, dan menginginkan pernikahan. Hal itu bukanlah penyelesaian, bisa saja saat dinikahkan mereka akan berhadapan dengan masalah, muncul lagi masalah baru perceraian yang terjadi karena tidak ada kesiapan dalam pernikahan,” tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Ambon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved