Breaking News:

Maluku Terkini

Jadi Kepala Keluarga, Perempuan Lansia Ini Habiskan 11 Jam Sehari di Pantai Pal Lima-Buru

Sepintas terlihat berbahaya, namun senyuman yang terukir di raut ibu empat anak itu membuat penantian langganan es kelapa muda di Pantai Pal Lima, Kec

Penulis: Andi Papalia | Editor: Adjeng Hatalea
TribunAmbon.com/Andi
MALUKU: Mariyati Umasugi (62), wanita parubaya yang bekerja sebagai pedagang asongan di Pal Lima, Kecamatan Namlea, Kabupaten Buru, Kamis (18/11/2021) 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Andi Papalia

NAMLEA, TRIBUNAMBON.COM – Perempuan lanjut usia (lansia) itu tampak mengayunkan kapak dengan penuh kehati-hatian.

Sabut per sabut mulai terkelupas dari batok kelapa, setiap kali kapak itu mendarat sempurna.

Sepintas terlihat berbahaya, namun senyuman yang terukir di raut ibu empat anak itu membuat penantian langganan es kelapa muda di Pantai Pal Lima, Kecamatan Namlea, Kabupaten Buru itu tak begitu khawatir.

Tidak hanya es kelapa muda, penjual asongan itu juga menjajal jajanan lainnya, seperti aneka gorengan dan rujak khas pantai di kabupaten berjuluk Bupolo itu.

Setiap harinya, perempuan bernama lengkap Mariyati Umasugi itu harus berangkat ke pasar pukul 06.00 WIT, kemudian membuka lapaknya di pukul 07.30 WIT.

Menghabiskan sekitar 11 jam 30 menit di lokasi dagangannya, ada asa yang digantungkan di sana.

“Mama selalu berada di sini menunggu rezeki demi anak-anak,” ucap Mariyati kepada TribunAmbon.com, Kamis(18/11/2021) dengan suara bergetar.

Ditinggal suami 20 tahun lalu membuat bahu perempuan berusia 62 tahun ini sekuat baja.

Dia harus menghidupi keempat anaknya, dari tingkat sekolah dasar hingga perguruan tinggi.

Halaman
12
Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved