Breaking News:

Lumbung Ikan Nasional

Sambut Ambon New Port, Sabandar: Kami akan Siapkan SDM Terbaik

Sabandar melanjutkan, LIN dan ANP sendiri tentunya akan banyak menguntungkan Masyarakat Maluku, khususnya Jazirah Leihitu.

TribunAmbon.com/ Dedy Azis
Hetu Upu Ana saat menggelar konferensi pers, Selasa (16/11/2021) malam. 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Dedy Azis

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Ketua Organisasi Pelajar dan Pemuda Jarizah Leihitu, Hetu Upu Ana, Alteredik Sabandar mengaku tengah mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) menyambut Lumbung Ikan Nasional (LIN) dan Ambon New Port (ANP).

Hal itu disampaikan saat konferensi pers di salah satu cafe di Jl. Ir. M. Putuhena, Kota Ambon, Selasa (16/11/2021) malam.

"Untuk LIN dan Ambon New Port pasti membutuhkan SDM lokal kedepannya, dan kami tengah mempersiapkan SDM yang berkualitas milik kami," ujar Sabandar.

Baca juga: Ada Penolakan LIN dan Ambon New Port, Ini Sikap Hetu Upu Ana Jazirah Leihitu

Sabandar melanjutkan, LIN dan ANP sendiri tentunya akan banyak menguntungkan Masyarakat Maluku, khususnya Jazirah Leihitu.

"Ini berkat dan kita harus menerima, jangan ditolak, akan banyak SDM kita yang disertakan," kata dia.

Terkait permasalahan lahan yang sedang diperdebatkan masyarakat, Sabandar mengatakan pemerintah tentunya sudah memiliki langkah dan solusi yang tak merugikan warga setempat.

"Tidak ada Pemerintah yang mau merugikan masyarakatnya, tentu pemerintah sudah mempersiapkan solusi yang tepat," kata dia.

Ditempat yang sama, Wakil Ketua Hetu Upu Ana, Sam T menambahkan, dengan adanya LIN dan ANP nantinya, para pemuda lulusan studi terkait dapat mendapatkan lapangan pekerjaan yang sesuai.

"Ini memang anugerah, jangan ditolak, sekarang kita lihat, berapa banyak pemuda dan mahasiswa kita yang lulusan perikanan tapi menganggur?. Dengan adanya proyek ini, saya yakin sumber daya manusia yang kita miliki bisa diberdayakan dengan baik," kata Sam.

Diketahui, Pemerintah telah menginisiasi Provinsi Maluku sebagai Lambung Ikan Nasional (LIN).

Oleh sebab itu, Wilayah Waai, Maluku Tengah seluas 200 hektar rencananya akan dijadikan konsentrasi proyek LIN.

Melalui pembangunan LIN, maka berbagai infrastruktur pendukung seperti pelabuhan perikanan terpadu, kawasan industri perikanan, sampai bandara internasional yang mampu membawa hasil tangkap produk perikanan di 3 WPPNRI ke pasar internasional juga akan dibangun.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved