Vaksinasi Covid

Capaian Vaksinasi di Maluku Masih Rendah

Komandan Korem (Danrem) 151/Binaiya, Brigjen TNI Arnold A.P Ritiauw mengatakan capaian vaksinasi di Maluku masih rendah.

ISTIMEWA
AMBON: Komandan Korem (Danrem) 151 Binaiya Brigjen TNI, Arnold A.P. Ritiauw, Senin (19/7/2021). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Alfin Risanto

AMBON,TRIBUNAMBON.COM - Komandan Korem (Danrem) 151/Binaiya, Brigjen TNI Arnold A.P Ritiauw mengatakan capaian vaksinasi di Maluku masih rendah.

Wakil Ketua Satgas Covid-19 Provinsi Maluku itu, mengatakan Maluku masih berada di nomor 3 terakhir untuk jumlah vaksinasi dosis pertama dan nomor 2 terakhir untuk vaksinasi dosis kedua.

Dia mengungkapkan hal tersebut saat memimpin rapat terbatas yang bertempat di Lantai II Kantor Gubernur Maluku, Kamis (11/11/2021).

Arnold mengatakan, rapat kali ini untuk memastikan percepatan vaksinasi Covid-19 di Maluku.

Baca juga: Kebakaran Bengkel di Ambon, 2 Orang Tewas, 22 Sepeda Motor Juga Ikut Terbakar

Ditargetkan Desember ini sudah mencapai 70 persen untuk vaksinasi dosis pertama, dan 50 persen vaksinasi dosis kedua, serta datanya ter- update di Kementerian.

Dia meminta semua pihak untuk bekerja keras memenuhi capaian itu. 

“Jadi jangan sampai kita dianggap tidak bekerja padahal kita ini sudah capek di lapangan hanya karena tidak sinkronnya data yang ada,” tandas Arnold.

Saat ini tidak sinkronnya data, lanjut dia, salah satu kendala dalam memasukan data dalam sistem yakni akses jaringan internet di berbagai lokasi kepulauan di Maluku. 

“Mungkin administrasi juga di puskesmas-puskesmas masih menggunakan data manual, Ini yang membuat terjadi selisih data yang dilaporkan perhari oleh kementrian kesehatan dan provinsi. Jadi tergantung pelaporan yang ada disana,”terangnya.

Pria berpangkat 1 bintang dipundaknya itu juga mengungkapkan, beberapa kasus di daerah kepulauan yang kesulitan mengakses jaringan internet, alhasil laporannya ditulis tangan.

“Ini kan susah, namanya manual. Permasalahannya kalau satu hari dua hari dan akan melapornya besok dan ini terjadi perbedaan data. Kita coba cari solusi agar kita Maluku jangan dibawah sehingga kita harus kerja keras,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Danrem mengajak masyarakat untuk tidak percaya dengan berita bohong atau hoaks tentang Vaksin Covid-19.

Dirinya juga meminta masyarakat tetap menjalani vaksinasi Covid-19 sebagai upaya pencegahan diri dari serangan virus Corona.

“Saya meminta kepada teman-teman untuk mari bersama-sama mengajak masyarakat untuk divaksin dan jangan percaya dengan hoax. Hal ini sangat membantu kita dilapangan” himbaunya. (*)

Sumber: Tribun Ambon
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved