Pencurian Ternak
Mobil Pencuri Ditahan Polisi akibat Kena Ranjau Warga Saat Maling Sapi, Pelaku dalam Pengejaran
Pencuri sapi ternak di kawasan Dusun Mandiri, Desa Leawai, Kecamatan Seram Utara Timur Kobi, Maluku Tengah kabur setelah mobilnya menggilas ranjau war
TRIBUNAMBON.COM - Pencuri sapi ternak di kawasan Dusun Mandiri, Desa Leawai, Kecamatan Seram Utara Timur Kobi, Maluku Tengah kabur setelah mobilnya menggilas ranjau warga.
Saat dipergoki warga, pelaku kabur meninggalkan mobil tersebut di lokasi kejadian.
Saat dikonfirmasi, Kapolsek Wahai, AKP Yamin Selayar yang dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut pada Kamis (21/10/2021) pekan lalu.
"Setelah mendengar tembakan, warga langsung menuju arah bunyi tembakan namun pelaku kabur bersama mobil dengan kecepatan tinggi," jelas Yamin, Kamis (28/10/2021).
Dalam kondisi ban pecah, pelaku tetap memaksa kabur dan menyembunyikan minibus di kebun kelapa yang tak jauh dari pelabuhan Wahai, Kecamatan Seram Utara.
Dijelaskan, aksi pelaku diketahui berawal dari kecurigaan warga melihat sebuah minibus lalu lalang di kawasan dusun setempat.
Tidak lama setelah itu, warga mendengar bunyi letupan keras seperti tembakan senjata api.
Menjawab penasaran, warga beramai-ramai menuju ke arah tembakan tadi.
Setelah sampai di lokasi, terparkir minibus berwarna silver dengan nomor polisi B 1384 NOK.
Warga yang mengira minibus itu tanpa sopir seketika dibuat kaget saat minibus itu melaju meninggalkan area hutan.
Pelaku kemudian tinggalkan mobil dan barang bukti lain seperti belasan butir peluru kaliber dan dua potongan tubuh sapi hasil curian.
"Dia masukan mobil ke dalam area kebun kelapa ke arah laut, kurang lebih tiga kilo dari jalan trans seram. Dan kami dapati mobil dan juga dua paha sapi yang sengaja dikeluarkan dari mobil. Saat kami geledah di dalamnya tertinggal peluru senjata api semacam peluru kaliber begitu. Ada 11 atau 12 butir peluru. Senjatanya tidak ada, sudah dibawa pelaku," ungkapnya.
Selain itu, telepon genggam yang diduga milik pelaku juga telah diamankan.
Lanjutnya, Yamin mengaku telah kantongi identitas pelaku dan masih dalam pengejaran.
"Laporan sudah kita tindak lanjut. Yang jelas, belum ada satupun pelaku kita dapat. Ada indikasi pelaku utamanya sudah diketahui, tapi dia sedang melarikan diri. Dia juga pernah lakukan hal yang sama di Bula," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/curi-sapi-malteng.jpg)