Ambon Terkini
Tak Semua Angkot Terapkan Pembayaran Tarif Berbasis Aplikasi QRIS, Ini Penjelasan Latuheru
Latuheru mengungkapkan, pembayaran tarif berbasis digital itu hanya bagi sopir angkot yang menginginkannya, pasalnya masih berupa uji coba.
Penulis: Tanita Pattiasina | Editor: Adjeng Hatalea
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Tanita Pattiasina
AMBON, TRIBUNAMBON.COM – Tidak semua Angkutan Kota (Angkot) di Ambon akan menerapkan pembayaran tarif menggunakan aplikasi QRIS.
Demikian disampaikan Sekretaris Kota Ambon, A. G. Latuheru kepada wartawan di Balai Kota Ambon, Kamis (28/10/2021).
Latuheru mengungkapkan, pembayaran tarif berbasis digital itu hanya bagi sopir angkot yang menginginkannya, pasalnya masih berupa uji coba.
“Tergantung dari angkot, mau gunakan atau tidak sama halnya dengan masyarakat mau membayar secara digital atau tunai. Jadi ini masih anjuran,” kata Latuheru.
Disebutkan, hingga kini pemerintah masih menyusun regulasi, dan akan diterapkan secara bertahap.
Latuheru menyebutkan, akan terbuka menerima saran dan kritikan bila terjadi kendala dalam pelaksanaannya.
“Kalau penilaian itu sopir angkot sebut kalau proses pembayaran lambat maka akan kita tinjau lagi,” jelasnya.
Sebelumnya, pemerintah berencana meluncurkan pembayaran tarif angkot menggunakan barcode pada Jumat (29/10/2021) besok.
Pembayaran secara digital itu juga bekerja sama dengan Bank Mandiri dan dilakukan sebagai wujud Ambon Smart City.
Sosialisasi pun telah dilakukan kepada sopir angkutan Kota (Angkot) yang tergabung dalam Asosiasi Sopir Angkot Ambon (ASKA).(*)