Breaking News:

Ambon Hari Ini

Bayar Angkot Pakai QR Code di Kota Ambon, Begini Kata Sopir

Pemerintah Kota Ambon segera meluncurkan pembayaran tarif angkot menggunakan aplikasi QR Code pada 29 Oktober 2021.

Kontributor TribunAmbon.com, Fandy
Puluhan sopir angkutan kota jurusan Passo mendatangi balai Kota Ambon, Jumat sore (15/05/2020). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Tanita Pattiasina

AMBON, TRIBUNAMBON.COM – Pemerintah Kota Ambon segera meluncurkan pembayaran tarif angkot menggunakan aplikasi QR Code pada 29 Oktober 2021.

Sejumlah Sopir yang tergabung dalam Asosiasi Sopir Kota Ambon (ASKA) nyatakan mendukung program pemerintah itu guna tercapainya Ambon sebagai Kota Smart.

“Penerapan barcode sebagai alat pembayaran di angkot menurut kami sebagai pengemudi itu baik sekali. Kami mendukung kebijakan pemerintah kota,” kata Ketua Umum ASKA, Paulus Nikijuluw didampingi sopir lainnya usai sosialisasi pembayaran tarif angkot berbasis digital di Balai Kota Ambon, Senin (25/10/2021).

Baca juga: Info Gelombang Tinggi BMKG Selasa, 26 Oktober 2021: Laut Arafuru Capai 2 Meter

Meski demikian, Nikijuluw mengatakan pemerintah harus lebih siap dalam penerapan kebijakan baru ini lantaran masyarakat cenderung memilih untuk pembayaran secara tunai.

Serta persoalan tarif angkot.

“Biasanya untuk tarif Angkot Rp 3.900 yang dirugikan para supir karena biasanya penumpang membayar Rp 4 ribu. Pembayaran secara barcode kita dirugikan,” jelas Nikijuluw.

Sementara itu, Sekretaris Kota Ambon A. G. Latuheru mengatakan saat ini masih dalam tahapan sosialisasi kepada sopir-sopir angkot.

Berikutnya akan dilakuken kepada mahasiswa dan siswa yang cenderung menggunakan smartphone.

“Kita hari ini melakukan sosialisasi kepada asosiasi supir Angkot yang dihadiri perwakilan 33 trayek dan bersama menyepakati penerapan pembayaran menggunakan aplikasi Qris,” ungkap Latuheru, Senin sore.

Direncanakan, peluncuran penerapan pembayaran secara digital itu pada 29 Oktober mendatang sekaligus perayaan dua tahun Ambon City of Music.

"Peluncuran aplikasi Qris akan dilakukan bersama OJK, Bank Mandiri sehingga hari ini dilakukan sosialisasi guna menyamakan persepsi, supaya ketika diterapkan tidak ada masalah,” tandasnya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved