Breaking News:

Sepak Bola Maluku

Wasit Asal Maluku, Tuai Kontroversi Saat Pimpin Laga Derby Jawa Timur

Pertandingan lanjutan BRI Liga 1 yang mempertemukan Persebaya Surabaya melawan Persela Lamongan dinilai sangat merugikan Persebaya Surabaya.

Penulis: Ode Dedy Lion Aziz | Editor: Fandi Wattimena
Sumber; Tangkapan layar BRI Liga 1
Gol Jose Wilkson yang dianulir wasit Mustafa Umarela 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Dedy Azis

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Wasit asal Maluku, Mustafa Umarella menuai kontroversi saat memimpin laga Derby Jawa Timur.

Pertandingan lanjutan BRI Liga 1 yang mempertemukan Persebaya Surabaya melawan Persela Lamongan dinilai sangat merugikan Persebaya Surabaya.

Pertandingan tersebut digelar di stadion Maguwoharjo, Sleman Jogjakarta, Jumat (22/10/2021) malam.

Pasalnya, Mustafa Umarella yang memimpin jalannya pertandingan dinilai kurang jeli dalam melihat pergerakan bola maupun pemain.

Pada awal pertandingan, kedua tim bermain dengan tempo yang cukup cepat, saling serang pada 10 menit pertama disajikan oleh kedua tim.

Hingga Ricky Kambuaya mencetak gol pembuka untuk Persebaya Surabaya memanfaatkan umpan dari Taisei Marukawa pada menit ke 12.

Memasuki pertengahan babak pertama, kepemimpinan wasit mulai diragukan oleh sejumlah pihak, seperti dilansir dari laman resmi official kedua klub.

Baca juga: Sepekan Tak Diangkut, Tumpukan Sampah di Gunung Malintang Ambon Menggunung

Baca juga: Propam Sudah Periksa Dirkrimum Polda Maluku yang Diduga Peras Pengusaha hingga Ratusan Juta

Puncaknya, pada menit ke 34 ketika striker asing milik Persebaya, Wilkson mendapatkan tendangan bebas dan langsung melesatkan tendangannya hingga melewati garis putih gawang Persela Lamongan, namun kembali ditangkap oleh penjaga gawang Persela.

Namun Umarella tak mengesahkan hal tersebut sebagai gol, justru satu menit setelahnya ketika Striker Persela, Ivan Carlos berada pada garis offside, namun Umarella malah membiarkannya.

Merespon hal tersebut pelatih Persela Lamongan Iwan Setiawan pun angkat bicara.

"Kalau saya, ketika tim kita menang, tapi karena kebijakan wasit yang katakanlah berpihak kepada kita, jujur saja saya tidak nyaman," ujar Iwan Setiawan.

Pertandingan tersebut berakhir dengan skor 1-1 untuk kedua tim hingga turun minum.

Manajemen kedua tim pun meminta PSSI untuk mengevaluasi dan memberikan sanksi untuk wasit segera diumumkan. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved