Breaking News:

Maluku Terkini

Tunggakan Pelanggan PDAM Maluku Tengah Capai Miliaran

Pihaknya sudah memberikan peringatan sejak Agustus lalu, namun hingga kini para pelanggan belum juga beritikad baik untuk membayar.

Sumber; Humas PDAM Maluku Tengah
Direktur PDAM Maluku Tengah bersama tiga pegawainya tampak memeriksa sumber mata air di Kota Masohi. Sabtu (21/8/2021). 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Lukman Mukaddar

MASOHI,TRIBUNAMBON.COM - Tunggakan pelanggan air bersih PDAM Kabupaten Maluku Tengah, tahun ini mencapai Rp 1,4 miliar. 

"Jumlah tunggakan pelanggan tidak sedikit," kata Direktur PDAM Kabupaten Maluku Tengah, Kace Pattiasina saat diwawancarai TribunAmbon.com di ruang kerjanya, Jumat (15/10/2021).

Dia mengatakan, tercatat 1.033 pelanggan PDAM di wilayah itu menunggak membayar iuran air bersih yang wajib dibayar setiap bulan.

"Dari 8 ribu lebih pelanggan PDAM, tercatat 1.033 di antaranya belum melunasi iuran untuk langganan air bersih yang wajib dibayar," kata dia.

Baca juga: Pemkot Ambon Segera Hadirkan Sentra Vaksinasi Covid-19 di Pusat Perbelanjaan

Untuk menekan lonjakan angka tunggakan tersebut, pihaknya akan mengambil tindakan tegas dengan memutus jaringan air bersih bagi pelanggan yang menunggak pembayaran.

"Kali ini, kami akan lebih tegas terhadap pelanggan yang menunggak tagihan air. Jika yang bersangkutan tidak ada niat membayar tagihan kita akan lakukan pemutusan permanen," ucap Kace.

Pihaknya sudah memberikan peringatan sejak Agustus lalu, namun hingga kini para pelanggan belum juga beritikad baik untuk membayar.

Meski demikian, pihaknya masih memberikan kelonggaran hingga akhir Oktober ini.

"Apabila pelanggan tidak menggubris, tetap tidak mengindahkan untuk melunasi tunggakan maka kami akan melanjutkan penyegelan dan pemutusan selamanya," tegasnya.

Kace meminta para pelanggan segera membayar tunggakan mereka agar tidak terkena pemutusan meteran. 

"Kita berharap mereka segera membayar, kalau tidak kita tetap lakukan pemutusan, karena kali ini kami akan lebih tegas," ujarnya.

Selain itu, ia juga mengimbau para pelanggan yang merasa saluran airnya mampet agar segera melapor ke kantor atau setidaknya bisa melalui call center layanan pengaduan ke PDAM

"Saran saya jika pelanggan ada kondisi air yang macet segera melapor ke kita, jangan nanti sudah sebulan baru bataria (melapor)," kata dia.(*) 

Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved