Breaking News:

Maluku Terkin

Warga Kamariang Blokir Jalan Pakai Semen Cor, Aksi Protes Pemilihan Raja Bikin Macet

Kemacetan mengular terjadi di ruas jalan Desa Kamariang, Kecamatan Kairatu, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Maluku, Kamis (14/10/2021)

Penulis: Andi Papalia | Editor: Salama Picalouhata
Facebook/ Ferry Mozard Manuputty
Kemacetan mengular terjadi di ruas jalan Desa Kamariang, Kecamatan Kairatu, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Maluku, Kamis (14/10/2021) 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Andi Papalia

TRIBUNAMBON.COM - Kemacetan panjang terjadi di kawasan Desa Kamariang, Kecamatan Kairatu, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Maluku, Kamis (14/10/2021).

Kemacetan diakibatkan blokade badan jalan menggunakan batang pohon berukuran besar.

Warga bahkan menumpahkan material cor diatas badan jalan sehingga pengendara tidak dapat melintas.

Baca juga: Jelang Penutupan PON XX Papua, Kontingen Maluku Baru Kantongi 5 Medali Emas

Diketahui, aksi blokade jalan buntut dari persoalan pemulihan kepala pemerintahan negeri (desa) Kamariang.

Kemacetan mengular terjadi di ruas jalan Desa Kamariang, Kecamatan Kairatu, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Maluku, Kamis (14/10/2021)
Kemacetan mengular terjadi di ruas jalan Desa Kamariang, Kecamatan Kairatu, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Maluku, Kamis (14/10/2021) (Facebook/ Ferry Mozard Manuputty)

Dari video amatir yang beredar di media sosial, tampak kemacetan mengular.

Barisan kendaraan roda dua dan empat hingga lebih dari dua kilometer.

Baik dari arah Masohi, Maluku Tengah, maupun dari arah Piru, Ibu Kota Kabupaten Seram Bagian Barat.

Salah seorang pengendara, Asadri Tunny menyatakan mereka sempat tertahan.

Menurutnya, dari informasi mulut ke mulut, blokade jalan imbas masalah internal negeri.

"Warga Kamariang ada demo soal penurunan kapala desa. Sementara mereka lagi tunggu bupati," kata Tunny,saat dikonfirmasi TribunAmbon.com melalui Whats App, Kamis sore.

Selain memblokade jalan, konsentrasi warga di ruas jalan cukup ramai.

"Mereka cuman duduk sama-sama begitu saja. Selanjutnya saya minta bantu teman untuk jemput, dan langsung balik menggunkan kendaraan roda dua, karena sebelumnya saya menggunakan mobil lintas," tandasnya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved