Breaking News:

Maluku Terkini

Divonis Ringan, Jaksa Banding Putusan Hakim Perkara Korupsi Dana Desa Gale-gale Maluku

Saat ditemui di Pengadilan Negeri Ambon, Senin (11/10/2021) sore, JPU mengatakan banding dilakukan lantaran putusan majelis hakim tidak sesuai dengan

TribunAmbon.com/ Tanita Pattiasina
Sidang virtual tindak pidana korupsi Dana Desa Negeri Administratif Gale-Gale, Kabupaten Maluku Tengah di Pengadilan Negeri Ambon, Kamis (2/9/2021) 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Tanita Pattiasina

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Maluku Tengah, Rian Lopulalan ajukan banding kasus korupsi dana desa (Negeri) Administratif Gale-gale, Kecamatan Seram Utara, Kabupaten Maluku Tengah, Maluku.

Saat ditemui di Pengadilan Negeri Ambon, Senin (11/10/2021) sore, JPU mengatakan banding dilakukan lantaran putusan majelis hakim tidak sesuai dengan tuntutan JPU.

Dalam putusan, majelis hakim menyatakan ketiga pimpinan Negeri Administratif Gale-gale yakni , mantan kepala Desa Gale Gale Salim Walli, Mardin selaku Bendahara serta Syahwal Adjid selaku Sekretaris Negeri melanggar pasal 3.

Baca juga: Negara Rugi Rp 268 Juta, Tiga Pimpinan Negeri Administratif Gale-Gale Divonis 2,6 Tahun Penjara

Sementara JPU menuntut ketiganya dengan pasal 2 ayat 1 Jo pasal 18 undang-undang Nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi undang-undang nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan pemberantasan tindak pidana korupsi Jo pasal 55 ayat 1 ke-1 Jo pasal 64 ayat 1 KUHPidana.

“Hari ini kami mengajukan permohonan banding atas putusan majelis hakim dalam perkara korupsi DD Gale-gale, karena pasal yang divonikan berbeda dengan tuntutan JPU,” kata Lopulalan, Senin sore.

Sebelumnya, tiga pimpinan Negeri Administratif Gale-gale itu divonis masing-masing 2,6 tahun penjara lantaran melakukan tindak pidana korupsi dana desa, Negara mengalami kerugian hingga Rp 268,5 juta, Rabu (6/10/2021) lalu.

Selain pidana badan, Ketua Majelis Hakim, Felix Wuisan juga memvonis ketiganya membayar denda masing-masing sebesar Rp 50 juta subsider tiga bulan kurungan.

Serta uang pengganti masing-masing sebesar Rp 50 juta.

Sementara, putusan majelis hakim jauh lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU), Asmin Hamja, yakni selama empat tahun penjara dan membayar uang pengganti sebesar Rp 366.266.510.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved