Breaking News:

Korupsi Dana Desa

Negara Rugi Rp 268 Juta, Tiga Pimpinan Negeri Administratif Gale-Gale Divonis 2,6 Tahun Penjara

Tiga pimpinan desa (Negeri) Administratif Gale-gale, Kecamatan Seram Utara, Kabupaten Maluku Tengah, Maluku, divonis masing-masing 2,6 tahun penjara.

Penulis: Tanita Pattiasina | Editor: Fandi Wattimena
TribunAmbon.com/ Tanita Pattiasina
Sidang putusan kasus korupsi Dana Desa (Negeri) Administratif Gale-gale, Kecamatan Seram Utara, Kabupaten Maluku Tengah, di Pengadilan Negeri Ambon, Rabu (6/10/2021) 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Tanita Pattiasina

AMBON, TRIBUNAMBON.COM – Tiga pimpinan desa (Negeri) Administratif Gale-gale, Kecamatan Seram Utara, Kabupaten Maluku Tengah, Maluku, divonis masing-masing 2,6 tahun penjara.

Ketiganya yakni, mantan kepala Desa Gale Gale Salim Walli, Mardin selaku Bendahara serta Syahwal Adjid selaku Sekretaris Negeri.

Padahal, akibat perbuatan mereka melakukan tindak pidana korupsi dana desa, Negara mengalami kerugian hingga Rp 268,5 juta.

“Menjatuhkan pidana penjara kepada ketiga terdakwa masing-masing selama dua tahun enam bulan penjara, dikurangi selama para terdakwa berada dalam tahanan,” kata Ketua Majelis Hakim, Felix Wuisan di Pengadilan Negeri Ambon, Rabu (6/10/2021).

Selain pidana badan, ketiganya divonis membayar denda masing-masing sebesar Rp 50 juta subsider tiga bulan kurungan.

Serta uang pengganti masing-masing sebesar Rp 50 juta.

Baca juga: Dua Hari Penyidikan, Asprov PSSI Maluku Belum Temukan Bukti Pengaturan Skor di Liga 3 Maluku

Baca juga: Latuheru Pensiun Desember, Seleksi Jabatan Sekertaris Kota Mulai Dibuka

“Dengan ketentutan, apabila tidak dibayarkan sekurang-kurang satu bulan maka harta benda terdakwa akan disita dan dijual untuk menutupi kekurangan, bila masih tidak mencukupi maka diganti masing-masing dua bulan kurungan,” tambah majelis hakim.

Ketiganya dinyatakan telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah menurut hukum pasal 2 ayat 1 Jo pasal 18 undang-undang Nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi undang-undang nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan pemberantasan tindak pidana korupsi Jo pasal 55 ayat 1 ke-1 Jo pasal 64 ayat 1 KUHPidana.

Adapun hal memberatkan ketiganya yakni perbuatan para terdakwa mencederai kepercayaan publik dan Negara, sedangkan hal meringankan yakni ketiga terdakwa bersikap sopan selama persidangan, mempunyai keluarga dan belum pernah dihukum.

Untuk diketahui, putusan majelis hakim jauh lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU), Asmin Hamja, yakni selama empat tahun penjara dan membayar uang pengganti sebesar Rp 366.266.510.

Mendengar putusan hakim, ketiga terdakwa menyatakan menerima sementara JPU masih menimbang untuk maju banding. (*)

Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved