Breaking News:

Viral Pernikahan Dini

Viral, Puluhan Siswa di Pulau Buru Turun Jalan Protes Temannya Nikah

Akun official @magdaleneid pun membagikan postingan berita aksi protes siswa itu di laman Instagram, Jumat (8/10/2021).

Penulis: Fandi Wattimena | Editor: Salama Picalouhata
Sumber; Istimewa
Aksi protes pernikahan anak di bawah umur oleh ratusan siswa SMP Negeri 1 Namrole di Kabupaten Buru. 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Fandi Wattimena

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Aksi protes pernikahan anak di bawah umur oleh ratusan siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Namrole di Kabupaten Buru Selatan viral di media sosial.

Akun official @magdaleneid pun membagikan postingan berita aksi protes siswa itu di laman Instagram, Jumat (8/10/2021).

Dalam postingan tersebut, @magdaleneid ikut menyuarakan keprihatinannya akan pernikahan dini siswa SMP berinisial NK itu.
NK yang baru menginjakan kaki di bangku kelas III SMP dinikahkan orang tuanya dengan seorang ustad asal Tangerang Selatan.

Ayah NK diketahui adalah seorang pejabat publik di Buru Selatan

Aksi protes pernikahan anak di bawah umur oleh ratusan siswa SMP Negeri 1 Namrole di Kabupaten Buru.
Aksi protes pernikahan anak di bawah umur oleh ratusan siswa SMP Negeri 1 Namrole di Kabupaten Buru. (Sumber; Istimewa)

Baca juga: Diduga Intimidasi dan Tak Bayar Gaji Karyawan, J&T Ambon Digugat

“Di tengah kegelisahan karena angka perkawinan anak yang terus naik, kami terharu mendengar berita tentang aksi solidaritas guru dan teman-teman SMPN 01 Namrole yang turun ke jalan ketika salah satu muridnya dipaksa menikah,” tulis @magdaleneid.

Protes pun menyeruak usai pernikahan dini akhir September itu.

Tidak hanya para siswa, para guru juga ikut dalam aksi unjukrasa yang dipimpin langsung kepala sekolah, Selasa (4/10/2021) di Kantor Agama Buru Selatan.

Aksi bahkan berlanjut di DPRD serta kantor Bupati Buru Selatan.

Sejumlah tuntutan disuarakan para siswa, diantaranya menolak praktek pernikahan di bawah umur, serta menuntut pemberian sanksi kepada aparatur negera yang terlibat dalam praktek tersebut.

Postingan @magdaleneid disukai lebih dari 14 ribu akun serta menuai dukungan di kolom komentar.

“I’m tearing up, semoga banyak orang khususnya anak2 mulai sadar soal bahaya perkawinan anak usia dini,” tulis carolinaday08.

“Buset udah bukan jamannya lagi maksain anak nikah sma pilihan orthya emng jaman siiti Nurbaya apa, kasihan bener mana masih muda punya masa depan padahal klw lanjut pendidikan,” cetus irwanto.18. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved